Kejar Target, Ribuan Santri Ponpes Musthafawiyah Divaksinasi Massal

harian9 author photo

 

MADINA|H9
Komando Distrik Militer (Kodim) 0212/Tapanuli Selatan (TS) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara menggelar vaksinasi massal covid-19 di Pesantren Musthafawiyah Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi.

Seperti yang diketahui publik, bahwa arahan Presiden Republik Indonesia, Ir.Joko Widodo. Lulusan Akademi Militer tahun 2001 ini menyampaikan setiap daerah harus mampu mengejar target 70 persen dari jumlah penduduknya dengan batas waktu akhir Desember 2021 untuk divaksinasi.

Pantauan wartawan dil, tampak di lokasi, Mudir Pesantren, H Musthafa Bakri Nasution, Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, Dandim 0212/TS, Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing, Kapolres Madina, AKBP Horas Tua Silalahi serta beberapa Kepala OPD Pemkab Madina.

Seperti kata Letkol Rooy Chandra.S.IP.SH menyampaikan kepada Wartawan Kamis (25/11/2021). vaksinasi yang dilakukan terhadap masyarakat merupakan kerja sama dengan Pemerintah Daerah dan Kepolisian.

“Untuk kegiatan vaksinasi ini, sesuai perintah Presiden bahwasanya sampai akhir tahun ini kita harus bisa mencapai 70 persen. Ada beberapa metode yang kita jalankan saat ini diantaranya, vaksinasi mobile yaitu dengan cara jemput bola ke desa-desa, bahkan secara door to door,” kata Letkol Rooy Chandra.

Rooy Chandra menjelaskan persentase vaksinasi di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) masih rendah. Namun, Madina masih masuk pencapaian vaksin yang tertinggi.

“Jika kita lihat dari segi persentase untuk wilayah Tabagsel ini adalah Madina, daerah lain kami lihat sedang berpacu untuk pencapaian target di atas 50 persen,” ujarnya.

“Lima Kabupaten/Kota di Tabagsel belum ada pencapaian vaksinasi di atas 50 persen, rata-rata masih 40 persen lebih,” tambahnya.

Sementara Atika Azmi Utammy, Wakil Bupati Madina meminta insan pers ikut berperan penting dalam menyukseskan capaian vaksinasi didaerahnya itu. Ia memandang kesadaran masyarakat masih rendah untuk mengikutinya.

“Sasaran utama vaksinasi dilakukan kepada lansia dan remaja karena angka persentase vaksiansi covid-19 yang cukup rendah. Kita berharap insan pers ikut serta menyajikan berita ajakan pelaksanaan vaksinasi kepada warga sehingga presepsi yang tidak baik tidak timbul di tengah- tengah masyarakat seperti berita hoax,” ungkap Wakil Bupati Termuda itu.

Terpisah, H.Musthafa Bakri Nasution pimpinan umum Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru sangat berterimakasih kepada pemerintah atas perhatian dan sikap daripada pemerintah kepada anak santrinya yang berjumlah mencapai 15000 orang itu.

"Anak santri kita sesuai laporan Operator kita di Pesantren terakhir pada bulan ini 14735 orang untuk jumlah anak didik kita dan terimakasih kepada pemerintah sudah memberikan vaksinasi dan terimakasih juga kepada pihak aparat TNI dan Polri yang ikut berperan serta mengkawal kegiatan Vaksinasi ini hingga berjalan dengan baik." Timaplnya.

Komentar Anda

Berita Terkini