Kemendag Ajak Pelaku Usaha Dekorasi Rumah Bidik Pasar Eropa

harian9 author photo


JAKARTA| H9

Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Kerja Sama Pengembangan Ekspor Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) berkomitmen mendorong para pelaku usaha dekorasi rumah memperluas pasar ke Eropa. Salah satunya dengan menggelar forum bisnis bertema "Market Access Requirement and Welness Trend on Home Decoration in Europe" secara virtual hari Kamis (4/11).

Forum bisnis dibuka oleh Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan. Gelaran forum bisnis ini merupakan kerja sama Kementerian Perdagangan dengan Centre for the Promotion of Imports from Developing Countries (CBI) Belanda.

"Kementerian Perdagangan memberikan fasilitas kepada para pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor produk dekorasi rumah ke pasar Eropa. Penyelenggaraan forum bisnis diharapkan dapat memberi informasi tentang pasar Eropa kepada para pelaku usaha dekorasi rumah," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi di tempat terpisah.

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan mengungkapkan, pada forum bisnis kali ini para pelaku usaha akan mendapatkan materi tentang akses pasar dan tren gaya hidup sehat (welness trend) di Eropa dari para ahli.

Menurut Marolop, sektor dekorasi rumah Indonesia sebenarnya memiliki kelebihan dibandingkan negara lain. Industri dekorasi rumah tangga Indonesia mengandalkan keterampilan dan nilai seni khas budaya Indonesia. Meskipun karya produsen Indonesia dinilai cukup baik oleh konsumen di pasar negara maju, khususnya Eropa, tetapi Indonesia masih belum menjadi pemegang pangsa pasar yang diperhitungkan di sektor ini.

"Setelah melalui berbagai kajian, kami menemukan penyebab utama dari kecilnya peran dekorasi rumah Indonesia di Eropa, yaitu kurangnya daya saing para pelaku usaha dalam memasuki pasar. Hal itu terlihat dari berbagai aspek, seperti pemahaman terhadap regulasi, pengenalan karakter konsumen, dan teknik promosi," ujar Marolop.

Marolop berharap, forum bisnis ini dapat memberikan tambahan pengetahuan yang dapat menjadi bekal para pelaku usaha dekorasi rumah untuk mengembangkan usahanya lebih lanjut.  External expert CBI Belanda Remco Kemper menyebutkan tiga hukum Eropa yang berlaku untuk semua dekorasi rumah dan produk tekstil rumah, yaitu keamanan produk, jangkauan (bahan kimia), dan tanggung jawab produk.

Praktisi fasilitator Pendidikan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Liena Mahalli menambahkan, para pelaku usaha perlu memperhatikan tren kesehatan yang saat ini menjadi tren di Eropa, antara lain produk tersebut memiliki kisah di balik pembuatannya yang dapat meningkatkan pengetahuan konsumen, meningkatkan keterampilan konsumen, dan apa saja dampak bagi mental dan emosional konsumen.(wp.03)


Komentar Anda

Berita Terkini