Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Buka Peluang Investasi Infrastruktur di Indonesia

harian9 author photo

DUBAI| H9
Paviliun Indonesia memperkenalkan peluang investasi pada sejumlah proyek pembangunan infrastruktur pada minggu ke-7 Dubai Expo 2021 
melalui Forum Bisnis terkait regulasi serta peluang investasi bidang konstruksi di Indonesia.

Pembangunan infrastruktur merupakan prioritas utama pemerintahan Presiden Joko Widodo, baik bidang konektivitas, sumber daya air, dan perumahan.

Indonesia memerlukan anggaran sebesar USD430 milyar. Dari kebutuhan anggaran tersebut,
hanya 30% yang bisa ditutupi oleh APBN. Untuk menutupi 70% gap keuangan tersebut,
Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan beberapa kebijakan agar tetap kompetitif dan menarik seperti skema pembiayaan kreatif jalan 1 aralle insentif pajak untuk penanaman modal baru.

Selain itu, Pemerintah juga telah mengeluarkan UU Cipta Kerja membuka kesempatan lebih besar bagi pengusaha untuk berinvestasi di bidang infrastruktur di Indonesia.

Lebih lanjut disampaikan Menteri PUPR bahwa terdapat dua platform yang bisa digunakan
pengusaha untuk masuk berinvestasi di sektor infrastruktur. Pertama sebagai Perseroan Terbatas Milik Asing dan kedua sebagai badan Usaha Jasa Konstruksi Asing.

“Saat ini terdapat 24 proyek baik yang bersifat solicited dan unsolicited senilai USD 19 miliar, di mana terdapat 10 proyek Public Private Partnership (PPP) yang siap ditawarkan senilai USD 9.2 miliar. Proyek-proyek tersebut terdiri dari 9 proyek jalan 1 aralle 1 proyek bendungan,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.
Selain Forum Bisnis, Paviliun Indonesia juga menayangkan konten digital terkait dukungan
Kementerian PUPR terhadap 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), pengembangan
kawasan timur Indonesia, peningkatan aksesibilitas antar wilayah, serta pengembangan kawasan khusus.

Lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) merupakan bagian dari program “10 Bali Baru” yang dicanangkan pemerintah. Destinasi-destinasi yang termasuk dalam 5 DPSP ini adalah Danau Toba, Candi Borobudur, Lombok-Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. Lima destinasi tersebut tak hanya dapat menjadi daya tarik wisatawan saja, tetapi juga dapat menumbuhkan ekosistem ekonomi kreatif yang melibatkan warga setempat.

Kementerian PUPR melaksanakan dukungan melalui pembangunan infrastruktur pada setiap
DPSP yang direncanakan secara terpadu. Kegiatan yang dilakukan meliputi penataan kawasan, peningkatan akses, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

Selain pelaksanaan expo dan forum bisnis di Paviliun Indonesia, Kementerian PUPR secara
parallel juga menyelenggarakan Pameran Virtual “Infrastructure for A Better Tomorrow”
pada 12 – 30 November 2021. Pameran dengan memanfaatkan media internet ini dapat
diakses pada laman www.digitalexpo.pu.go.id dimana pengunjung diajak untuk menjelajahi
booth virtual Kementerian PUPR. Pameran virtual ini juga dilengkapi dengan koleksi buku
digital yang dapat diunduh pengunjung, konten video infrastruktur dan video interaktif 360,
dokumentasi foto infrastruktur, serta panel informasi terkait peluang investasi di Indonesia. (PR-01)
Komentar Anda

Berita Terkini