Peduli Korban Banjir di Sei Rampah, Wartawan Unit Pemkab Sergai Berikan Bantuan Beras

HARIAN9 author photo

 

SERDANG BEDAGAI | H9
Bantuan untuk korban banjir di Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus mengalir. Kali ini, bantuan tersebut datang dari wartawan unit Pemkab Sergai, rabu (10/11/2021).

Bantuan yang diberikan wartawan unit Pemkab ini berupa 30 karung beras. Bantuan itupun langsung diserahkan ke Posko pengungsian yang berada di Dusun 4 Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah.

Kordinator wartawan unit Pemkab Sergai Darmawan didampingi beberapa pengurus mengatakan, bantuan yang diberikan ini, untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir, terkhusus bagi warga yang tinggal di tenda pengungsian.

"Bantuan ini memang tidak seberapa, tapi setidaknya bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir," ungkap Darmawan.

Melihat semakin banyaknya warga yang tinggal di tenda pengungsian yang disediakan oleh Pemkab Sergai tersebut, Darmawan pun mengajak seluruh donatur yang ada di Kabupaten Sergai ini untuk saling bahu membahu membantu warga yang terdampak banjir, khususnya di Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah.

"Kami berharap, kepada masyarakat luas yang kiranya punya rejeki lebih, bisalah kiranya dapat juga membantu korban banjir di Sergai ini,"papar Darmawan.

Atas bantuan tersebut, Camat Sei Rampah, Rahmat Suhendra Damanik pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus wartawan untuk Pemkab Sergai atas kepeduliannya terhadap warga Sei Rampah yang terdampak banjir.

Bantuan ini, kata Camat, sangatlah membantu warga yang tinggal ditenda pengungsian.

"Atasnama pihak Kecamatan Sei Rampah, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pengurus Wartawan Unit Pemkab Sergai. Bantuan yang diberikan ini pastinya sangat di butuhkan warga yang tinggal di tenda pengungsian," ungkapnya.

Dijelaskan Camat, bahwa saat ini, banjir yang melanda wilayah Kecamatan Sei Rampah semakin meluas. Hal itu disebabkan oleh curah hujan yang turun terus menerus, sehingga membuat debit air semakin tinggi.

"Sebelumnya, ada sebanyak 2100 rumah warga yang terdampak banjir. Tapi saat ini, karena curah hujan yang tinggi, jumlah rumah warga yang terdampak banjir bertambah menjadi 2700 rumah," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Camat Sei Rampah, bahwa sebelumnya, pihaknya bersama Kepala Desa sudah mendirikan posko (tenda pengungsian) sebanyak 17 posko. Tapi karena dampak banjir yang semakin meluas, pihaknya menambah jumlah posko menjadi 25 posko.

Posko posko tersebut didirikan di 5 Desa yang terdampak banjir seperti, Desa Sei Rampah, Firdaus, Sei Rejo, Cempedak Lobang dan Pematang Ganjang.

"Penambahan posko ini, untuk mengantisipasi naiknya debit air. Karena saat ini, ketinggian debit air mencapai 1,5 meter. Dan itu terjadi di Dusun 3 Desa Sei Rampah," terangnya.

Sementara itu, informasi yang didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sergai. Ada sebanyak 4 (empat) Kecamatan di Kabupaten Sergai yang terdampak banjir. Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Sei Rampah, Tanjung Beringin, Sipispis dan Tebing Tinggi.

Kepala BPBD Kabupaten Sergai Hendri Suharto menjelaskan, total keseluruhan korban banjir di 4 Kecamatan tersebut mencapai 5600 rumah.

"Terkait hal ini, kami dari pihak BPBD Kabupaten Sergai terus memantau tingginya air. Posko banjir aktif 24 jam, dan bagi warga yang hendak di evakuasi kiranya dapat terus berkoordinasi ke tenda posko yang selalu stanby," ungkapnya.(WPU06)

Komentar Anda

Berita Terkini