Peluang Partai Politik Diera Digitalisasi

harian9 author photo

 

ACEH TAMIANG l H9
Kesbangpol Propinsi Aceh bekerjasama dengan Kesbangpol Kabupaten Aceh Tamiang laksanakan kegiatan Pendidikan Politik Bagi Pengurus Partai Politik, kegiatan berlangsung di Aula SKB Karang Baru pada Selasa (02/11/2021). 

Kepala Kesbangpol Aceh diwakili oleh Arsi Msi Kepala Bidang Politik Dalam Negeri menyampaikan, sesungguhnya kegiatan ini berlansung atas kerjasama antara Kesbangpol Propinsi Aceh dengan Kesbangpol Aceh Tamiang dan mengambil tema"Peluang Partai Politik diera Digitalisasi,"ungkapnya.

" Saat ini kita tidak bisa jauh dari digitalisasi dan panggung politik yang sekarang akan bergeser ke model digital, yaitu saat menyongsong Pemilu 2024 dan diharapkan Pemerintah Daerah dapat mendukung kinerja Kesbangpol Kabupaten,"ucapnya.

Kesempatan yang sama Bupati Aceh Tamiang H.Mursil SH. Mkn mengatakan, diharapkan kepada masyarakat agar berpolitik yang santun dan  agar para Pengurus Partai untuk lebih memahami situasi, juga menempatkan segala sesuatunya pada tempatnya,"jelasnya.

"Diharapkan kepada Partai Politik yang akan melakukan pemilihan pengurus, agar diupayakan secara musyawarah dan santun," ucap Bupati. 

Usai beberapa sambutan dilanjutkan dengan pemaparan makalah oleh Agusliyana Devita, S.STP Kepala Kakesbangpol Aceh Tamiang menerangkan, kebijakan Pemda Aceh Tamiang dalam pembinaan Politik bagi masyarakat, yaitu melalui anggaran Rp. 1.500 per satu suara, sedangkan di Aceh Tamiang sebesar  Rp. 5184 per satu suara,"terangnya.
 
"Kabupaten Aceh Tamiang yang berdiri di tahun 2002, dan telah melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebanyak tiga kali, yang masih mewariai riak kecil, namun tidak menimbulkan perpecahan. Politik di Aceh Tamiang masih diwarnai dengan sara, serangan fajar, kampanye hitam, berita hoax, feodalisme," ungkap Devi. 

Selanjutnya, arasumber kedua Arsi Msi Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Provinsi Aceh memaparkan, Partai Politik yang melahirkan kadernya di legislatif dan kepala Daerah serta pimpinan Negara merupakan lahir dari pendidikan Politik,"jelasnya.

"Diharapkan anggaran yang diberikan oleh Pemerintah, agar dapat digunakan Partai Politik untuk pembinaan kadernya," tegas Arsi. 

Kesempatan selanjutnya, 
Dr. T. Muhammad Sahudra Mpd Msi. mengatakan, dalam era teknologi semuanya serba digitalisasi dan dapat menghemat waktu dalam melakukan penyampaian informasi,"jelasnya.

"Kedepan Partai Politik harus bisa memanfaatkan digitalisasi, karena umumnya masyarakat sudah menggunakan teknologi maju, seperti Facebook dan media sosial lainnya," tegas Sahudra. (WD-013). 

Komentar Anda

Berita Terkini