Pemda Aceh Tamiang Dukung Pembangunan Griya Sehat

harian9 author photo


 ACEH TAMIANG | H9
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyatakan kesiapannya untuk pembangunan Griya Sehat. Hal tersebut disampaikan  oleh Bupati Aceh Tamiang melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, dr. Catur Haryati, MARS pada kegiatan Sosialisasi Pembentukan Griya Sehat di Aula Dinas Kesehatan, Selasa (23/11/2021).

Bupati Aceh Tamiang H. Mursil,SH Mkn yang diwakili oleh dr. Catur mengungkapkan, Pemerintah kabupaten Aceh Tamiang sangat mendukung  rencana pembentukan Griya Sehat di Bumi Muda Sedia, yang nantinya akan menambah fasilitas kesehatan di Aceh Tamiang,"jelasnya.

"Griya Sehat salah satu inovasi dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat, merupakan wadah untuk mengampanyekan gaya hidup sehat dan pemanfaatan tanaman obat keluarga guna membantu memelihara kesehatan masyarakat. 

“Aceh Tamiang sendiri pernah meraih juara tingkat nasional Asman Toga pada tahun 2018 dan 2019. Perolehan tersebut diharapkan dapat mempercepat terealisasinya Griya Sehat,"ungkap dr. Catur. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, Ibnu Aziz mengatakan, kami sudah menyiapkan lokasi dan kelengkapan lainnya guna mewujudkan pembangunan Griya sehat,"jelasnya.

“Kami berharap Kementerian Kesehatan dapat langsung memberikan kepastian kapan akan dimulainya praktik Griya Sehat di Aceh Tamiang, semoga dapat direalisasikan pada tahun 2022 atau 2023,"tegas Ibnu Azis. 

Kesempatan yang sama, Perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Kasubdit Pelayanan Kesehatan Tradisional dr. Gita Swisari memaparkan, konsep pelayanan kesehatan pada Griya Sehat nantinya, ada pijat, herbal, jamu hingga akupuntur. Sementara dalam pembangunannya, akan dibangun tempat yang dilengkapi dengan fasilitas sarana dan prasarana bersama dengan tenaga kesehatan terampil di bidangnya,"jelasnya.

"Griya Sehat merupakan Program Kemenkes RI dengan menerapkan fasilitas pelayanan kesehatan tradisional yang menyelenggarakan perawatan, pengobatan tradisional dan komplementer oleh Tenaga Kesehatan Tradisonal. Keberadaannya sendiri bertujuan untuk membangun derajat kesehatan masyarakat,"ungkap dr. Gita. 

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah perwakilan Kementerian Kesehatan RI dan rombongan Staf Ahli,  anggota Komisi III DPRK Aceh Tamiang, perwakilan Dinas Kesehatan Aceh, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, serta sejumlah perwakilan dari Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, DPMPTSP, BPKD serta RSUD Aceh Tamiang.  (WD-013). 

Komentar Anda

Berita Terkini