cari


 

LKP Ali Computer Dapat Kunjungan Dari Disnaker Palas

harian9 author photo

 

PALAS | H9 

Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP)  Ali Computer yang berada di Desa Pasar Ipuh, Kecamatan Ulu Barumun,  Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumut telah kami kunjungi kemarin Jumat (17/12/2021) Demikian disampaikan Kadis Naker Palas, Ibu Ratna Dewi Harahap, SH, melalui Plt. Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Padang Lawas, Muhammad Idrisman Mendefa,  S.Th.I., M.A.P. ,  Saat dijumpai Kabiro Harian9.com Palas. Diruangan kerjanya Selasa, (21/12/2021).

"Kunjungan tersebut bermaksud berkoordinasi, mengkonfirmasi, dan memonitoring pelaksanaan kegiatan Pelatihan Keterampilan Dasar Komputer bagi Masyarakat Kabupaten Padang Lawas yang diselenggarakan oleh Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja,  Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Padang Lawas". Papar Idrisman.

Ia juga menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat,  memantau, dan memastikan bahwa Pelatihan Komputer berjalan dengan baik dan lancar, seperti terlihat dalam fhoto, sambingnya, Kita ingin melihat dan memperhatikan secara langsung dan memastikan bahwa kegiatan pelatihan yang kita laksanakan memang benar-benar berlangsung dengan baik dan lancar. Ujarnya. 

Selain itu, kami dari disnaker juga hendak berkoordinasi secara langsung dengan Pengelola LKP Ali Computer di lokasi pelatihan, berbicara dengan instruktur, dan berkomunikasi dengan para peserta yang sedang mengikuti pelatihan komputer. 

"Dalam kunjungan itu, kita ingin berinteraksi secara langsung dengan pengelola, instruktur, dan para peserta pelatihan. Sehingga, kita setidaknya mengetahui siapa saja yang turut dalam pelatihan, darimana,  dan bagaimana proses berjalannya pelatihan, sejauhmana materi pelatihan yang sudah diperoleh, bagaimana keterampilan yang sudah didapatkan." Tambahnya. 

Ali Gustan Hasibuan adalah Pengelola yang juga merupakan instruktur pelatihan, menyambut dan menerima kunjungan Plt. Kabid Pelatihan Kerja dengan begitu hangat dan senang. Serta berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Disnaker Palas. Ali Gustan pun berharap,  agar ke depan peserta pelatihan adalah para pemuda yang sudah lulus sekolah. Ungkap Plt. Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Padang Lawas,

Dalam kesempatan kunjungan tersebut,  Idrisman Mendefa, tidak lupa untuk menyapa satu per satu para peserta pelatihan yang masuk di kelas sore juga memperhatikan satu persatu kemampuan para peserta dalam mengerjakan tugas masing-masing yang diperintahkan oleh instruktur. 

"Namanya siapa dek? Kamu, darimana dek? Kamu masih sekolah atau kuliah? Bagaimana pelatihannya dek? Sudah sampai dimana materinya?" Tanya Idrisman bergiliran. 

Ternyata, dari hasil konfirmasi secara langsung kepada para peserta, 1 (satu) orang laki-laki yang sudah tamat SMA bekerja di bengkel sepeda motor abangnya di Desa Siolip, Kecamatan Barumun Baru.1 orang perempuan yang sudah tamat SMA, menikah dengan lelaki asal Desa Pasar Ipuh, Kecamatan Ulu Barumun. 1 (satu) orang perempuan alumni Sarjana Pendidikan dan Magister Pendidikan IAIN Padangsidimpuan bekerja di Panwaslu Kabupaten Padang Lawas. 1 (satu) orang perempuan Sarjana alumni IPB. 3 (tiga) peserta perempuan lainnya adalah santri Ponpes Alhakimiyah Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun. 

Hadil dari tanya jawab tersebut kepada peserta dirinci oleh Plt. Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Disnaker Palas sebagai berikut,
"Saat ini,  saya kerja di bengkel sepeda motor milik abang saya. Tapi,  saya juga mau belajar komputer, untuk persiapan keterampilan." Kata seorang peserta laki-laki. 

"Saya alumni magister dari IAIN Padangsidimpuan. Saat ini, saya bekerja di kantor Panwaslu,  tapi saya mau belajar komputer,  biar lebih lancar dan dapat sertifikat." Ujar seorang peserta perempuan. 

"Saya alumni IPB,  tapi saya belum punya pekerjaan." Sebut seorang peserta perempuan lainnya. 

"Saya sudah menikah. Saya sudah punya anak satu. Demikianlah hal jawaban para peserta, tuturnya.

Pada umumnya para peserta baru belajar program Ms Word. Tugas-tugas yang dikerjakan adalah tugas-tugas untuk program Ms Word. 

Idrisman Mendefa selaku Plt. Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Disnaket palas berharap,  agar para peserta sungguh-sungguh mengikuti pelatihan agar pengelola, instruktur,  konsisten dalam melaksanakan pelatihan. 

Durasi jam pelajaran, dan/atau durasi hari masuk pelatihan selama tiga pekan harus betul-betul diperhatikan, pelatihan ini tidak sekedar formalitas, namun menghasilkan kualitas dan menambah kapasitas tenaga kerja, sembari mengakhiri ucapannya untuk menyiapkan berkas kerja yang akan dikunjungi lagi nanti. 

Sementara dikesempatan lain Pengelola LKP mengatakan "Alhamdulillah, sejak tahun 2018 saya sudah mendapatkan amanah kerjasama dengan Disnaker untuk melaksanakan pelatihan dasar komputer. Cuma,  kalau boleh,  saya hendak bersaran,  untuk optimalisasi output sasaran pelatihan,  bagaimana kalau ke depan,  peserta pelatihan adalah para pemuda pencari kerja yang sudah lulus sekolah menangah atas." Pinta pengelola Ali Gustan.. 

LKP Ali Computer merupakan mitra Disnaker Palas dalam pelaksanaan kegiatan Pelatihan Komputer sejak tahun 2018. Jika selama ini,  Ali Computer mendapatkan paket penuh pelaksanaan kegiatan pelatihan,  yakni melatih 40 (empat puluh)  peserta,  maka tahun ini,  selain LKP Ali Computer Disnaker Palas juga bermitra dengan LKP Surya Computer Sibuhuan. Sehingga, 40 peserta pelatihan dibagi menjadi dua. 20 peserta dilatih di LKP Ali Computer,  dan 20 peserta dilatih di LKP Surya Computer. Jelas Ali Gustan.

Pelatihan ini berlangsung selama 3 (tiga) pekan, dimulai sejak tanggal 1 Desember 2021. Adapun peserta pelatihan adalah para pemuda yang berasal dari Kecamatan Ulu Barumun, dan Kecamatan Barumun Baru. Sedangkan instrukturnya adalah saya sendiri bersama isteri yang juga merupakan pengelola LKP Ali Computer. 

Pelatihan yang sudah berlangsung sekira dua pekan tersebut berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala apapun. Pengelola dan instruktur pelatihan memiliki tanggungjawab yang tinggi terhadap keberlangsungan pelatihan. 

Dengan pertimbangan kapasitas tempat dan sarana pelatihan, sekaligus sebagai upaya optimalisasi proses berjalannya pelatihan, instruktur membagi pelatihan menjadi dua kelas. Kelas sore dan kelas malam. Kelas sore dimulai jam 16.00 WIB sampai dengan jam 18.00 WIB atau menjelang waktu Maghrib. Sedangkan kelas malam dimulai dari jam 19.00 WIB sd jam 21.00 WIB atau lebih. Terang Ali Gustan

Para peserta terlihat serius, tenang, dan sungguh-sungguh mengikuti pelatihan. Setelah mereka diberikan materi tentang pengenalan komputer, bagaimana mengoperasikan komputer, mengetik dengan menggunakan perangkat komputer, dan diterangkan mengenai program dasar yang perlu dipelajari dan terus dilatih,  lalu instruktur mengintruksikan kepada peserta untuk mengerjakan tugas-tugas pengetikan berbagai bentuk dan jenis surat atau dokumen yang umum dan biasa dibutuhkan dan digunakan di tengah masyarakat atau di perkantoran. Pungkas Ali Gustan. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini