Pandemi Covid–19 dan Tenaga Kerja Indonesia

harian9 author photo


Oleh : 

S U Y A T I

Statistisi di Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan

Pandemi covid-19 berdampak terhadap situasi ketenaga kerjaan di Indonesia. Pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah wilayah di Indonesia guna meredam penyebaran virus berimplikasi pada terhentinya kegiatan sosial maupun ekonomi masyarakat untuk sementara waktu. Dampak yang paling terasa dari sisi pelaku usaha, terhentinya aktivitas produksi sangat berpengaruh terhadap kas perusahaan dan berimbas pada langkah dirumahkannya sebagian besar karyawan dan sampai pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai upaya meminimalisasi biaya oprasional perusahaan.

Berdasarkan data hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) 2021 yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk usia kerja yang terdampak covid-19 dikelompokkan menjadi empat komponen, yaitu:

1.       -  Pengangguran karena Covid-19

2.      -  Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19

3.       - Sementara Tidak Bekerja karena Covid-19

4.      -  Penduduk bekerja yang mengalami Pengurangan Jam Kerja karena covid-19

Kondisi 1) dan 2) merupakan dampak pandemi Covid-19 pada mereka yang berhenti bekerja, sedangkan kondisi 3) dan 4) merupakan dampak pandemi Covid-19 yang dirasakan oleh mereka yang saat ini masih bekerja.

 Tabel. Dampak Covid-19 terhadap Penduduk Usia Kerja, Februari 2021 – Agustus 2021

Komponen

Jenis Kelamin

Daerah Tempat Tinggal

Total

Laki-laki

Perempuan

Perkotaan

Perdesaan

Feb 2021 ribu orang

Ags 2021 ribu orang

Feb 2021 ribu orang

Ags 2021 ribu orang

Feb 2021 ribu orang

Ags 2021 ribu orang

Feb 2021 ribu orang

Ags 2021 ribu orang

Feb 2021 ribu orang

Ags 2021 ribu orang

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

1.Pengangguran Karena Covid-19

43

60

16

24

47

68

12

16

59

84

2.Bukan Angkatan Kerja (BAK) Karena Covid-19

16

8

22

20

34

23

4

5

38

28

3.Sementara Tidak Bekerja Karena Covid-19

21

35

13

24

27

48

7

11

34

59

4.Penduduk Bekerja yang Mengalami Pengurangan Jam Kerja Karena Covid-19

327

376

236

267

398

459

165

184

563

643

Total

407

479

287

335

506

598

188

216

694

814

Penduduk Usia Kerja (PUK)

5.344

5.391

5.434

5.479

6.106

6.181

4.672

4.689

10.778

10.870

Sumber: Diolah dari data Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) Februari 2021 dan Agustus 2021 (Badan Pusat Statistik)

Keterangan : Penghitungan dengan menggunakan penimbang hasil proyeksi penduduk SUPAS 2015

 

Dari tabel di atas dapat dilihat, penduduk usia kerja terdampak Covid-19 pada Agustus 2021 terdiri dari laki-laki sebanyak 479 ribu orang dan perempuan sebanyak 335 ribu orang. Penduduk usia kerja laki-laki terdampak Covid-19 lebih banyak dibandingkan perempuan pada hampir semua komponen kecuali pada komponen Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19. Dilihat dari daerah tempat tinggal, penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 terdiri dari penduduk perkotaan sebanyak 598 ribu orang dan penduduk perdesaan sebanyak 216 ribu orang pada Agustus 2021.

Pada semua komponen dampak Covid-19, persentase penduduk perkotaan jauh jauh lebih besar dibandingkan dengan penduduk perdesaan.  

Untuk menekan angka pengangguran akibat pandemi Covid-19, pemerintah telah mengambil kebijakan dan langkah-langkah guna membangkitkan perekonomian masyarakat Indonesia. Adapun langkah yang diambil antara lain, pemberian insentif pelatihan melalui program Kartu Prakerja bagi pekerja yang terkena PHK dan memperbanyak program perluasan kesempatan kerja seperti: Padat Karya Tunai, Padat Karya Produktif, Terapan Teknologi Tepat Guna (TTG), Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dan kewirausahaan yang dimaksudkan untuk penyerapan tenaga kerja. Selain itu pemerintah juga menyediakan panduan yang ditujukan bagi perusahaan dan pekerja. Terutama menyangkut perlindungan pekerja/buruh dan keberlangsungan usaha, serta perlindungan pekerja pada kasus penyakit akibat kerja karena Covid-19. (WP.03)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda

Berita Terkini