PT Dhirga Surya Gelar FGD Penggunaan Panel Surya Sebagai Energi Alternatif

harian9 author photo


MEDAN| H9
PT Dhirga Surya Sumatera Utara (DSSU) saat ini sedang membangun kilang padi yang disiapkan terlengkap dan tercanggih di Sumatera Utara dengan perkiraan kapasitas produksi mencapai 7 (tujuh) ton perjam. Maka terkait pembangunan itu PT DSSU sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Propinsi Sumut membutuhkan panel surya sebagai energi alternatif.  Hal itu terungkap dalam  kegiatan Focus Group Discusion (FGD) tentang Penggunaan Panel Surya Sebagai Energi Alternatif yang digelar oleh PT DSSU, Rabu (15/12/2021) di Hotel Le Polonia Medan.
Dirut PT Dhirga Surya Sumatera Utara Isfan F Fachruddin, SE MSP saat menyampaikan kata pengantarnya saat FGD  tentang Penggunaan Panel Surya Sebagai Energi Alternatif yang digelar oleh PT DSSU, Rabu (15/12/2021) di Hotel Le Polonia Medan (Foto: ist)



Direktur Utama  PT DSSU Isfan F Fachruddin, SE. MSP menyampaikan, PT Dhirga Surya selaku BUMD yang akan menangani pangan, setelah melakukan analisa dan kajian bersama akademisi,  Pembangunan Kilang Padi dengan kapasitas produksi 5 - 7 ton perjam. Maka diperkirakan kilang yang sedang dibangun di Kabupaten Serdang Bedagai ini membutuhkan energi alternatif selain listrik dari PLN. Sehingga kilang itu nantinya akan mencapai produksi yang berkualitas dan maksimal. 



Disebutkanya, salah satu program PT DSSU mendirikan kilang padi ini, karena dari dulu belum pernah ada BUMD yang menangani masalah pangan terutama untuk produksi beras ini. Padahal berdasarkan survei dan kajian surplus beras dan gabah baik dari Sumatera Utara ini maupun Aceh semua dilakukan peran swasta. 

"Bahkan berdasar hasil survei kami dibeberapa daerah hampir tidak dijumpai petani yang usianya dibawah 40 tahun, umumnya diatas 40 tahun, karena sepertinya sekarang ini tidak dapat menjamin masa depan bagi usia 40 tahun untuk bekerja sebagai petani, karena harga gabah selama ini telalu rendah dan tidak pernah meningkat. Padahal masa dulu  sebaliknya, umumnya remaja  yang tidak mau sekolah, ikut bekerja sebagai petani," Ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk itulah tujuan PT DSSU hadir menangani bidang pangan ini, untuk membantu petani mengupayakan harga gabah layak dan stabil dan harga beras terjangkau.   

Hadir sebagai narasumber dalam FGD itu, Muhammad Syafril ST, MT dan Ir. Riswan Dinzi, MT dari Fakultas Teknik USU yang memaparkan tentang proses pembuatan Panel Tenaga Surya beserta kajian unsur yang dibutuhkan didalamnya. Termasuk kapasitas dan potensi energi yang dibutuhkan.

Sebelumnya kegiatan FGD itu dibuka oleh Kabag BUMD pada Biro Perekonomian Pemerintah Propinsi Sumut Syaiful Khoir SE, dan di pandu dengan Moderator Dr. Ir Fahmi, ST,  M.Sc. IPM  yang juga dekan  FT. USU. 

Sementara itu sebagai pembanding, Hamdani, ST.MT Akademisi Universitas Panca Budi (Unpab) dari MKI (Masayarakat Kelistrikan Indonesia) Propinsi Sumut, Ir H. Tohar Suhartono, IP, MT, ACPE dan Dr. Ir Nazaruddin dari Dewan Riset Inovatif Daerah Sumut. 

Turut hadir dalam FGD itu diantaranya, Komisaris Utama dan Komisaris PT DSSU Sandri A Harahap, SH dan Walid M. Sembiring, S.Sos., M.IP, Direktur Operasional PT DSSU Budi Hartoyo SE.,SE MM, Kadis Perindag Sumut Ir. Aspan Sofyan, MM, Akademisi FT Unpab Zuraida Tharo ST.,MT,  Manager Produksi PT Dhirga Surya Ir Ahmad Parlindungan Batubara MSi, Konsultan Ahmad Wahyu Pribadi, Konsultan Teknik Indra Paripunan Siregar, ST dan dari beberapa unsur pemerintah terkait lainnya serta Pejabat Strutural dan Karyawan PT DSSU. (pu.001)

Komentar Anda

Berita Terkini