cari




 


 

Selesaian Berkas Perkara Terbanyak Mapolres Tapsel Beri Reward Kepada Brigadir Sri Ayumi Matondang

harian9 author photo

 

TAPSEL| H9
Brigadir Sri Ayumi Matondang, personil Satreskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), diumumkan sebagai peraih penghargaan dalam penyelesaian berkas perkara terbanyak dan penginputan dokumen manejemen E Penyidikan terbanyak pada tahun 2021.

Istri dari Raja Alam Nasution ini mendapatkan penghargaan yang diserahkan Kapolres Tapsel, AKBP Roman Smaradhan Elhaj, SH,SIK,MH dalam satu acara di halaman Mapolres Tapsel, Kamis (9/12/2021). 

Penyerahan penghargaan disaksikan Waka Polres Tapsel Kompol Rahman Takdir Harahap, Para Kabag, Kasat Reskrim AKP. Robert Gorbi Pembina, SIK, Para Kasat, serta para personil Polres Tapsel.

Pada kesempatan itu, Kapolres menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota Polres Tapsel yang sudah bekerja dengan baik untuk kemajuan organisasi sehingga pantas mendapatkan penghargaan, sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 3 tahun 2011 tentang pemberian reward dan punisment bagi anggota Polri yang berprestasi.

” Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh personil yang bekerja dengan baik dalam penyelesaian perkara sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi semakin kuat, " kata Kapolres.

Usai menerima penghargaan, Brigadir Sri Ayumi Matondang mengucapkan terimakasih kepada Bapak Mapolres Tapsel AKBP. Roman Smaradhana Elhaj,   yang telah memberikan reward dan perhatian kepada personil, sehingga menjadi penyenangat untuk berinovasi dan meningkatkan kinerja.

Dikatakannya, sebagai personil yang bertugas di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Tapsel, telah banyak pengalaman yang tidak terlupakannya, apalagi dalam menangani kasus kekerasan perempuan pada 2014 lalu yang menjadi pengalaman sangat luar biasa baginya. Sebab, sebagai seorang penyidik, dia harus naik turun gunung untuk sampai ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

" Naik turun gunung selama 6 jam perjalanan pulang pergi ke lokasi tempat tinggal korban untuk melakukan penyidikan dan olah TKP, " katanya.

Selain itu katanya, selama bertugas di Unit PPA, banyak tantangan tersendiri salah satunya pada saat menangani kasus pelecehan seksual yang melibatkan anak-anak. Dimana dalam investigasi perlu kehati-hatian untuk tetap menjaga kondisi mental baik anak sebagai korban maupun sebagai pelaku.

" Suka dan duka selama bertugas di unit PPA harus siap 1x24 jam menerima pengaduan dari masyarakat. Tentunya, ada perasaan sedih karena harus meninggalkan anak masih kecil, " imbuhnya perempuan yang sudah 8 tahun di Unit PPA Reskrim Polres Tapsel itu.  

Ditanya tentang kasus yang sudah diselesaikan, Sri menjelaskan, kasus yang sudah selesai hingga tahap pengadilan ada 16 kasus, penyelesaian di luar proses hukum (Restorative Justice) 9 kasus.

" Semua penyelesaian kasus sudah diinput ke dalam E-Manajemen Penyidikan dengan total 699 dokumen dengan nilai 2345, " terangnya. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini