Bupati Apresiasi Nota Kesepakatan MPU Dengan IAIN Langsa

harian9 author photo


 ACEH TAMIANG| H9
Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn., menyaksikan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tamiang dengan IAIN Langsa dan peluncuran program kajian bersama Ulama, Umara serta Ormas, kegiatan berlangsung di Aula Setdakab Aceh Tamiang. Kamis (27/1/2022). 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan, penandatanganan ini adalah bentuk kolaborasi dan sinergi yang bagus guna membumikan Syariat Islam, serta sebagai bentuk komitmen Pemerintah Aceh Tamiang dalam menegakkan Syariat Islam di Bumi Muda Sedia sesuai dengan visi misinya yakni “Aceh Tamiang Mandiri dan Berdaya Saing Menuju Masyarakat Islami yang Sejahtera,"jelasnya.

“Semua pihak yang berkompeten, ulama, pemerintah dan akademisi harus saling bahu-membahu membangun peradaban Islam di Bumi Muda Sedia. Diharapkan kesepakatan kerjasama ini tidak hanya fokus pada pengkaderan ulama, namun juga turut mendukung program pengamalan syariat Islam yang tengah dijalankan oleh pemerintah, yakni Maghrib Mengaji yang menyasar kepada anak-anak usia sekolah, yaitu suatu strategi mendekatkan kembali anak-anak kita kepada masjid, Alquran, dan para ulama, sekaligus menangkal mereka dari paparan efek negatif media sosial, game online, judi online, dan penyalahgunaan narkoba.

"Dalam menyiarkan kajian Islami, para ulama dapat memanfaatkan keberadaan Radio Suluh Tamiang yang diyakini dapat memperbaiki kekeliruan pemahaman masyarakat terhadap kajian Islam antara pendapat  satu dengan lainnya.
 
“Semoga kerjasama ini, bisa berjalan sesuai harapan kita bersama, sehingga dapat mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat yang Islami di kabupaten yang kita cintai ini. 

Bupati menambahkan, saya turut berperan terhadap berdirinya IAIN di wilayah Aceh Timur Raya tersebut. Semasa saya menjadi Kakanwil BPN Aceh (Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Aceh) telah mengeluarkan sertifikat tanah pembangunan IAIN Langsa, sehingga dapat berdiri dan berkembang pesat hingga saat ini,”ungkapnya.

Sementara itu, Ketua MPU Aceh Tamiang, Ustadz Syahrizal, MA dalam laporannya mengatakan, program ini sebagai inovasi dan langkah konkrit dalam merealisasikan program kerja MPU yang terhambat akibat pandemi Covid-19,"jelasnya.

“Program kajian ini rencananya akan dijalankan minimal dua kali dalam sebulan, terhitung sejak bulan Februari dan salah satunya yaitu mensosialisasikan fatwa atau tausiyah MPU yang akan dimasukkan ke dalam pengajian rutin bulanan kecamatan,"ungkapnya.

Selanjutnya Dekan FUAD IAIN Langsa, Dr. Muhammad Nasir juga menyampaikan, Nota Kesepakatan terbentuk sebagai lanjutan dari MoU yang telah dimulai sebelumnya antara Bupati Aceh Tamiang dan Rektor IAIN Langsa,"terangnya.

“Melalui Nota Kesepakatan ini, kita berupaya untuk mengembangkan karya ilmiah dan keilmuan untuk bisa berkembang, membantu Pemerintah dalam mengembangkan kajian yang sejuk di tengah masyarakat Aceh Tamiang,” ujarnya. 

Rangkaian kegiatan acara tersebut, turut diisi dengan pemberian cenderamata antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan IAIN Langsa. 
Turut hadir menyaksikan penandatanganan Nota Kesepakatan tersebut perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama, Anwar Fadli, unsur Forkopimda Aceh Tamiang, sejumlah Kepala SKPK, perwakilan ormas Islam, dan para Ustad serta Da’i Aceh Tamiang. (WD-013). 
Komentar Anda

Berita Terkini