Bupati Pantau Pertumbuhan Udang Vaname

harian9 author photo


 ACEH TAMIANG| H9
Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn turun meninjau lokasi revitalisasi tambak udang di Kampung Dagang Setia, Kecamatan Manyak Payed, bersama jajaran Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPKP). Tinjauan dilaksanakan dalam rangka ingin memastikan klaster tambak udang vaname bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP RI) berjalan sesuai rencana dan pertumbuhan udang sesuai harapan target produksi. Selasa (25/1/2022).

“Hari ini benur udang vaname yang kita tebar bersama Dirjen Perikanan Budidaya KKP sudah berumur 36 hari. Pertumbuhan udang sangat baik dan 30 hari ke depan sudah bisa untuk dilakukan panen secara parsial (sebagian),”ucap Bupati. 

"Saya sengaja meluangkan waktu meninjau tambak udang di pesisir Manyak Payed sebagai bentuk keseriusan Pemerintah kabupaten, sekaligus sebagai laporan berkala kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan. 

“Apapun hasil perkembangan dari lapangan, akan kita laporkan ke Dirjen PB KKP pusat, supaya kerja sama dengan Pemerintah Pusat dapat terus terjalin. Diharapkan ke depannya Aceh Tamiang bisa mendapat kepercayaan menjemput program-program berskala nasional, terutama di sektor perikanan yang sangat berpotensi untuk dikembangkan. 

“Apalagi ini sebagai klaster tambak percontohan, harus benar-benar intensif diperhatikan, baik dari sisi teknologi tambak, lingkungan, pakan hingga teknik perawatannya. 

"Penentuan lokasi klaster budidaya udang di pesisir Kampung Dagang Setia, Manyak Payed sudah tepat. Tujuannya agar tambak-tambak terlantar lainnya bisa produtif kembali dan lokasi klaster undang intensif ini sudah melalui seleksi yang ketat dari KKP. Namun masih banyak tambak-tambak di Aceh Tamiang yang juga berpotensi untuk dijadikan klaster budidaya perikanan seperti di Kecamatan Banda Mulia, Seruway dan Bendahara,”tegas Bupati. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Aceh Tamiang, Safuan, yang didampingi Kabid Budidaya Perikanan selaku penanggung jawab teknis pengelolaan tambak klaster percontohan, TM. Saleh menjelaskan, saat ini udang vaname sudah berumur 36 hari, dengan ukuran rata-rata 3-3,5 gram tapi masih belum bisa dipanen,"jelasnya.

"Perkiraan target panen parsial pertama nanti pada umur 65-70 hari dengan asumsi saat itu sudah 10 gram atau berukuran 100 ekor/kg. Setelah panen parsial satu, lanjutnya, maka tahap berikutnya akan melakukan parsial dua 15 hari setelahnya, kemudian dilanjutkan dengan parsial tiga juga 15 hari lagi. Tujuan panen parsial ini, untuk mengurangi biomassa atau kepadatan yang ada, sehingga sisa udang di dalam tambak pertumbuhannya dapat mencapai angka maksimal.

"Panen parsial satu nanti ditargetkan  mampu keluar produksi 3 ton, parsial dua 3 ton dan parsial tiga 4 ton dengan asumsi tiga kali parsial 10 ton.
Untuk panen akhir diasumsikan target  ada 10 ton. Jadi keseluruhan target produksinya 20 ton. 

Turut mendampingi Bupati, Kabag Humas, Azwanil Fakhri, kabag Umum, T. Surya Sutrisna, Kasubbag Rumah Tangga dan Protokol, Rheindi Fawzi Srg, serta Koordinator Dokumentasi dan Publikasi Humas, Rizky Ramadhani. (WD-013). 

Komentar Anda

Berita Terkini