Capaian Vaksinasi Dosis I, Kabupaten Tapsel Ke 3 Tercepat Se Sumut

harian9 author photo

 

TAPSEL | H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPt, MM, menyampaikan, Kabupaten Tapsel termasuk dalam urutan ketiga tercepat capaian vaksinasi Covid-19 dosis I se-Sumatera Utara (Sumut). Untuk itu, Bupati mengucapkan terimakasih ke semua pihak yang turut menyukseskan capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Tapsel dengan capaian 70 persen lebih.

" Terkhusus masyarakat Angkola Muaratais yang vaksinasi dosis I nya, sudah mencapai 70%, sehingga masih kami harapkan semangat dan antusiasme masyarakat untuk vaksinasi dosis II, " ujar Bupati Dolly, saat menghadiri pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Desa Pasir Matogu, Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapsel, Selasa (11/1/2022).

Dalam kegiatan pengajian BKMT tersebut, juga dihadiri Ketua TP PKK Tapsel Ny Rosalina Dolly Pasaribu, Asisten I, Kadis PP dan KB, Kadis Pariwisata, Kadis PMPTSP, Kadis Kesehatan, Kadis Ketapang, Kalaksa BPBD, Plt. Kasatpol PP, Kabag Humas dan Protokol, Kabag Kesejahteraan Rakyat, Sekcam Angkola Muaratais, Ketua BKMT Tapsel dan seluruh jamaah BKMT. (Humas Tapsel)

Bupati berharap kepada warga Desa Pasir Matogu, Kecamatan Angkola Muaratais semua nantinya ketika ada panggilan atau sudah sampai waktunya divaksin, kami harap segera datangi gerai-gerai vaksin yang disediakan Pemkab Tapanuli Selatan.

" Saya juga meminta kepada orangtua yang anaknya sudah memasuki usia 6 hingga 11 tahun agar mengizinkan mereka mengikuti vaksinasi Covid-19 di sekolah-sekolah, " ucapnya.

Bupati menjelaskan, langkah-langkah vaksinasi untuk anak, pertama, harus mendapat izin dari orangtuanya, kedua, anak-anak yang hendak divaksin, harus dalam kondisi sehat, siap fisik dan mental.

" Anak yang akan divaksin harus dalam keadaan siap, paling tidak dia harus sarapan pagi dan dalam kondisi prima dan oleh dokter, anak-anak kita tersebut akan diperiksa dengan seksama sehingga diputuskan boleh atau tidak divaksin, " jelasnya.

Bilamana, setelah diperiksa dokter ternyata anak tersebut dinyatakan tidak bisa divaksin, maka vaksinasi tak akan diberikan. " Jadi, semua hal itu sudah diatur sedemikian sehingga meminimalisir segala kemungkinan terjadi, " imbuhnya. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini