Kadinkes Medan Akan Tingkatkan Layanan Call Center 119

harian9 author photo


 MEDAN| H9
Sebagai langkah awal sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Dr. Taufik Ririansyah yang baru saja dilantik kemarin, beliau akan mengaktifkan kembali call center 119. Ini gunanya untuk membantu masyarakat yang mengalami masalah kegawatdaruratan sehingga dapat cepat mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Saya ingin menyelesaikan kegiatan yang mendesak, pertama sekali adalah meningkatkan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu atau SPGDT. Sistem itu  suatu mekanisme pelayanan Korban/Pasien Gawat Darurat yang terintegrasi dan berbasis call center dengan menggunakan kode akses telekomunikasi 119 dengan melibatkan masyarakat. Jadi  kita akan meningkatkan  call center 119 supaya layak untuk dipergunakan di kota Medan. Supaya cepat pelayanan kesehatan kepada masyarakat," jelas Taufik Ririansyah pada Minggu (2/1/2022).

Lebih lanjut jelasnya, peningkatan call center 119 itu manfaatnya misalnya agar cepat menangani masyarakat yang mengalami kecalakaan, masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan karena mengalami struk, dan juga kebakaran. Jadi ia menginginkan agar masyarakat juga ikut  aktif mau menghubungi 119 sehingga pihaknya bisa cepat menjemput menanganinya untuk dibawa ke rumah sakit terdekat. 

Selain itu, sebutnya hal lain yang menjadi prioritasnya   tentunya berkaitan dengan isu isu terkini yang harus diselesaikannya dengan cepat.  Salah satunya peningkatan pelayanan di fasilitas kesehatan (faskes) supaya lebih ringkas birokrasinya ini juga agar  tidak mempersulit masyarakat atau bisa menjadi termudahkan dalam memperoleh layanan kesehatan. 

"Dalam waktu dekat saya agenda kan akan turun kelapangan langsung untuk melihat birokrasi di faskes-faskes. Dan melihat permasalahan-permasalahan apa yang harus dibenahi," paparnya.

Karena saat ini masih dalam situasi pandemi, ia juga menyampaikan bahwa selain hal-hal yang disebutkan sebelumnya, Dinkes Medan katanya juga terus akan mempercepat vaksinasi terutama dikalangan pelajar agar sekolah tatap muka dapat berlangsung maksimal. 

Untuk data vakisinasi remaja sebutnya saat ini  dari target vaksinasi remaja sebanyak  227.159 sudah terealisasi sebanyak  184.727 (81,32%) untuk dosis I, sedangkan untuk dosis II sudah terealisasi sebesar 156.357

Atau 68.83%. ia berharap vakisinasi di kota Medan dapat terus dimaksimalkan agar sekolah tatap muka dapat berjalan lancar seperti sedia kala. (rel/pp-04)

Komentar Anda

Berita Terkini