Kejar Target Vaksinasi Anak, Bupati Tapsel Harapkan Peran Orang Tua

harian9 author photo


 TAPSEL| H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Dolly Pasaribu, SPt, MM terus mendorong pelaksanaan vaksinasi Merdeka Anak Usia Dini (AUD) 6 sampai 11 tahun secara bertahap di Kabupaten Tapsel.

Hal itu disampaikan Bupati Dolly, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Merdeka Anak di SDN 101234 Kilang Papan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, yang diikuti sebanyak 28 orang anak, Jum'at (14/1/2022). 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Tapsel H. Dolly Pasaribu didampingi Ketua TP. PKK Tapsel Ny. Rosalina Dolly Pasaribu, Kadis Sosial, Kadis Dukcapil, Sekretaris Pendidikan, Kabag Humas dan Protokol, Camat Sipirok, Ketua TP PKK Kecamatan Sipirok beserta anggota PKK

Lebih lanjut, Bupati Dolly menyampaikan, kegiatan vaksinasi anak ini berlanjut, setelah di laksanakan launching vaksinasi Merdeka anak usia 6 hingga 11 tahun di SDN 100301 Pargarutan Kecamatan Angkola Timur, yang sebelumnya sudah dilaksanakan.

" Sesuai tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No.66/2021, sasaran target vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Tapsel sebanyak 37.028 anak yang tersebar di 15 Kecamatan dan kami hadir di SDN 101234 Kilang Papan dikarenakan, SD ini merupakan tetangga dari lokasi Kantor Pemerintahan Tapsel, sehingga kehadiran kami hakikatnya adalah menyapa anak-anak kami, yang merupakan tetangga disekitar kamu, " terang Dolly.

Menurut Dolly, kegiatan vaksinasi ini akan berlanjut sampai tanggal 20 Januari 2022. Untuk Kecamatan Sipirok ada sebanyak 3.953 anak yang akan mendapat vaksinasi, dan diharapkan kerja sama dari semua pihak, khususnya orangtua agar ikut serta untuk mendampingi anaknya.

" Ini menjadi salah satu ikhtiar kita bersama agar terbebas dari pandemi Covid-19, sehingga kehidupan sosial ekonomi masyarakat bisa berjalan kembali dengan perasaan aman dan masyarakat tetap sehat, " katanya.

Bupati juga berharap pelaksanaan vaksinasi untuk anak 6 ampai 11 tahun dapat dilaksanakan sesuai dengan persyaratan yang ketat, berdasarkan petunjuk dokter dan juga atas persetujuan dari orang tua murid.

" Tim vaksinator di setiap Kecamatan harus diawasi oleh Dokter dan kita juga tempatkan Dokter Spesialis Anak yang disiapkan melalui mobil bergerak untuk memantau sekolah yang menjadi lokasi vaksin, sekaligus memantau kondisi anak-anak kita sebelum dan setelah di vaksin, " jelasnya. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini