Ketua DEKRANASDA Aceh Tamiang Sambut Kunjungan BI

HARIAN9 author photo

 

ACEH TAMIANG | H9
Bank Indonesia Cabang Lhokseumawe berencana akan mengucurkan bantuan bagi pengembangan pembinaan kelompok perajin tenun songket di Kabupaten Aceh Tamiang. Hal tersebut terungkap saat kunjungan yang dilakukan ke Dekranasda Kabupaten Aceh Tamiang. Kamis (13/01/2022)

Dalam kesempatan tersebut, 
Ketua Dekranasda Kabupaten Aceh Tamiang, Rita Syntia mengatakan, kami sangat mengapresiasi atas rencana pemberian bantuan tersebut dan perhatian BI Cabang Lhokseumawe guna menyalurkan programnya,"ungkapnya.

"Kami akan segera menggelar diskusi bersama para pengurus, anggota dan perajin membahas 
proses penunjang produksi yang bernilai ekonomi.

Rita menambahkan, besar harapan kami, semoga bantuan yang diberikan kepada perajin, haruslah dapat dipahami dan digunakan oleh mereka. Jika bantuan yang diberikan berupa alat, nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan harga jual dan terutama mutu dari tenunan tersebut dan dapat bersaing dengan daerah luar,"jelasnya.

Mewakili Tim BI, Chalidia mengungkapkan, bantuan yang akan diberikan merupakan sebuah janji kami untuk menunjang sektor riil dan UMKM Perajin Tenun Songket di Aceh Tamiang,"terangnya.

“Kami akan berikan bantuan berupa alat tenun yang dibutuhkan para perajin sesuai dengan permintaan dari Dekranasda. Selain tujuan memberikan bantuan, kami juga merekomendasikan untuk bekerjasama dengan Dekranasda Kabupaten Aceh Tamiang dalam konsep sebuah pelatihan tenun songket yang akan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang dan akan dipusatkan di Aceh Tamiang, juga diikuti oleh pengrajin dari Kota Langsa serta Aceh Timur,"ungkap Chalidia. (WD-013).  TAMIANG| H9

Bank Indonesia Cabang Lhokseumawe berencana akan mengucurkan bantuan bagi pengembangan pembinaan kelompok perajin tenun songket di Kabupaten Aceh Tamiang. Hal tersebut terungkap saat kunjungan yang dilakukan ke Dekranasda Kabupaten Aceh Tamiang. Kamis (13/01/2022)

Dalam kesempatan tersebut, 
Ketua Dekranasda Kabupaten Aceh Tamiang, Rita Syntia mengatakan, kami sangat mengapresiasi atas rencana pemberian bantuan tersebut dan perhatian BI Cabang Lhokseumawe guna menyalurkan programnya,"ungkapnya.

"Kami akan segera menggelar diskusi bersama para pengurus, anggota dan perajin membahas 
proses penunjang produksi yang bernilai ekonomi.

Rita menambahkan, besar harapan kami, semoga bantuan yang diberikan kepada perajin, haruslah dapat dipahami dan digunakan oleh mereka. Jika bantuan yang diberikan berupa alat, nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan harga jual dan terutama mutu dari tenunan tersebut dan dapat bersaing dengan daerah luar,"jelasnya.

Mewakili Tim BI, Chalidia mengungkapkan, bantuan yang akan diberikan merupakan sebuah janji kami untuk menunjang sektor riil dan UMKM Perajin Tenun Songket di Aceh Tamiang,"terangnya.

“Kami akan berikan bantuan berupa alat tenun yang dibutuhkan para perajin sesuai dengan permintaan dari Dekranasda. Selain tujuan memberikan bantuan, kami juga merekomendasikan untuk bekerjasama dengan Dekranasda Kabupaten Aceh Tamiang dalam konsep sebuah pelatihan tenun songket yang akan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang dan akan dipusatkan di Aceh Tamiang, juga diikuti oleh pengrajin dari Kota Langsa serta Aceh Timur,"ungkap Chalidia. (WD-013). 
Komentar Anda

Berita Terkini