Lindungi Masyarakat, Kemendag Tertibkan Robot Trading Tak Berizin

harian9 author photo


JAKARTA| H9

Untuk melindungi masyarakat dari investasi ilegal, Direktorat Jenderal  Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) dan Badan Pengawas Berjangka Komoditi  (Bappebti) Kementerian Perdagangan bertindak tegas terhadap usaha penjualan expert  advisor/robot trading tak berizin. Tindakan tegas dilakukan kepada PT DNA Pro Akademi pada, Jum'at (28/1) di Jakarta.  

"Kegiatan penertiban ini merupakan hasil temuan pengawasan terhadap PT DNA Pro Akademi  yang telah menjalankan kegiatan usaha penjualan expert advisor/robot trading dengan  menggunakan sistem MLM atas dasar legalitas berupa nomor induk berusaha (NIB) dengan  Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 47999 (perdagangan eceran bukan di toko, kios, kaki  lima, dan los pasar lainnya) yang belum berlaku secara efektif, terverifikasi, atau tidak memiliki  izin usaha penjualan langsung," ujar Direktur Jenderal PKTN Veri Anggrijono pada kesempatan  terpisah. 

Sementara itu, Direktur Tertib Niaga Sihard Hadjopan Pohan menjelaskan, berdasarkan ketentuan  Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis  Risiko, kegiatan usaha penjualan langsung termasuk dalam kategori risiko tinggi. 

"Pelaku usaha  penjualan langsung yang tidak memiliki perizinan berusaha dapat dikenakan ketentuan pidana.  Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta  Kerja-Sektor Perdagangan," tutur Pohan. 

Plt. Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih  berhati-hati dalam melakukan investasi di bidang perdagangan berjangka komoditi. 

"Masyarakat dapat melakukan pengecekan legalitas pelaku usaha di www.bappebti.go.id. Sedangkan para  pelaku usaha diharapkan dapat mematuhi ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun  2011 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 Tentang Perdagangan Berjangka  Komoditi," ungkap Wisnu. 

Kepala Biro Peraturan Perundang-Undangan dan Penindakan Bappebti Aldison menambahkan,  kegiatan pengamanan ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku usaha yang tidak  taat ketentuan dan memberikan contoh kepada pelaku usaha lain agar menjalankan kegiatan  usahanya sesuai dengan ketentuan.

Aldison menambahkan, "Kegiatan ini juga dilakukan oleh Kemendag sebagai anggota Satuan  Tugas (Satgas) Waspada Investasi untuk menindaklanjuti keputusan Satgas yang telah melarang  kegiatan usaha PT DNA Pro Akademi pada Januari 2022.” (WP.03/rel)

Komentar Anda

Berita Terkini