NU Menyayangkan Tari Ular LGBT di Madina Yang Viral Baru-baru ini

harian9 author photo

 

MADINA| H9
Tari Ular Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) diacara ulang tahun yang Viral, berbagai kecaman dan pendapat dari para tokoh Agama Islam di kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara.

Seperti Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC-NU) Kabupaten Madina sangat menyayangkan kejadian tari Ular LGBT diacara ulang tahun yang viral di media Sosial baru-baru ini.

"Melihat suatu kemaksiatan ini, kita dari PC-NU Madina sangat menyayangkan dan sangat sedih melihat kemunduran moral etika dan pelaksanaan nilai-nilai agama di Bumi Gordang Sambilan Negri Beradat Taat Beribadat ini." kata Mhd Idris Batubara Wakil Ketua PC-NU Madina kepada Wartawan, rabu (26/01/2022).

Menurut Idris, Maksiat LGBT ini memang sudah ada mulai dari jaman Nabi Luth AS jadi penyakit LGBT ini adalah ditentang semua agama apalagi budaya Mandailing.

"Kejadian yang serupa sudah pernah terjadi 10 tahun yang silam dikabupaten Madina ini, seketika itu para tokoh kita langsung menghalau kejadian itu jadi kenapa kembali ini muncul, apalagi kehadiran tokoh publik di acara itu sangat kita sayangkan." papar pensunan Camat Panyabungan Kota itu.

"Kami mengajak tokoh ulama dan tokoh adat madina agar sigap bersama-sama kita bersinergi melawan kemaksiatan ini, kepada pemerintah daerah melalui Satpol PP Madina agar kita bergandeng tangan menuntaskan masalah ini, jika perihal ini dibiarkan maka sewajarnyalah kita Mangirput Godang." Himbaunya.

Ditempat terpisah, hal senada yang dilontarkan oleh H.Salman.Lc.Ma ketua persatuan Alumni Timur Tengah Mandailing Natal, sangat menyayangkan perilaku tari ular LGBT yang viral Baru-baru ini.

"Sudah jelas saya pribadi dan Organisasi mengecam keras setiap tindakn yang menyalahi norma-norma agama dan adat ditempat kita ini, akan tetap jangan kita terlalu cepat mengambil kesimpulan dengan kehadiran salah seorang pejabat publik diacarai itu seblum kita tabayyun." ucapnya

"Acara yg viral di Caffe Keluarga Dapoer Nenek sangat kami kesalkan dan kedepan kami mengharap agar hal seperti itu tidak terjdi lagi dibumi gordang Sambilan yang kita cintai ini." pintanya. (WD-046).

Komentar Anda

Berita Terkini