Seorang Pemancing Ikan Tewas Hanyut di Sungai Seruai

harian9 author photo

 

MEDAN| H9
Warga yang bernama Sagimin (47) warga Jalan Pertahanan Gang Amal Dusun II, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Deliserdang ditemukan tewas.Pria yang tewas ini diketahui seorang pemancing ikan dan hanyut di Sungai Seruai, Dusun IV, Desa Lantasan Lama, Patumbak, Kamis (6/1/2022).

Petugas kepolisian bersama Basarnas dibantu masyarakat berhasil menemukan korban, saat hilang dan tenggelam sejak Rabu (5/1/2022) sore, jelas Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago didampingi Kanit Reskrim Polsek Patumbak AKP Ridwan. 

Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago mengatakan,berdasarkan keterangan saksi yang diterimanya, sebelum hanyut korban bersama temannya pergi memancing di Sungai Seruai Patumbak, sejak pukul 14.00 WIB. 

Namun saat sore harinya, korban pun mencoba berenang menyeberangi sungai sambil membawa alat pancingannya.

“Saksi sempat melihat korban berenang untuk menyeberangi sungai. Namun ketika saksi hendak pulang, pada pukul 20.00 WIB, korban yang dipanggil-panggil tidak ada memberikan jawaban,” ucap Faidir.

Faidir menambahkan, saksi pun menyampaikan kepada istri korban jika suaminya masih tinggal seorang diri memancing di sungai dan sepeda motornya juga masih berada di sana. Lantas, karena tak kunjung pulang, pada pukul 24.00 WIB, istri beserta anak korban pun pergi mendatangi lokasi untuk menjemput korban. 

“Namun korban tidak ada, dan hanya sepeda motornya saja yang ditemukan tertinggal di TKP,” jelasnya.

Mendapati ini, sambung Faidir, istri korban lantas menghubungi perangkat desa setempat mengadukan prihal yang dialami suaminya. Atas laporan ini, pencarian terhadap Sagimin pun langsung dilakukan di sungai tempat diduga korban hanyut.

Hasilnya, pada Kamis (6/1/2022) pukul 15.30 WIB, korban pun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah korban yang dievakuasi dan langsung dibawa keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan. 

Faidir menyebutkan, dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Polrestabes Medan, pada jenazah korban tidak ada ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Dalam kejadian ini, tambahnya, pihaknya juga telah memeriksa dua orang saksi, baik istri dan teman korban. 

“Pihak keluarga korban juga tidak merasa keberatan dan menerima dengan ikhlas atas kejadian yang terjadi, pungkas Faidir. (pp-04) 

Komentar Anda

Berita Terkini