Wali Kota Medan Terus Pacu Kecamatan Optimalkan Pelayanan Kebersihan

harian9 author photo

 

MEDAN| H9
Wali Kota Medan Bobby Nasution terus memacu kecamatan agar mengoptimalkan pelayanan kebersihan. Camat, lurah, dan kepala lingkungan pun berusaha mengikuti irama cepat dan tepat Bobby Nasution dalam menjalankan salah satu program prioritas ini.

“Penanganan kebersihan adalah satu satu program prioritas Pemko Medan. Kami di kecamatan bertanggung-jawab melaksanakan program prioritas ini sebaik-baiknya,” ucap Camat Medan Barat, Drs. Lilik, M.A.P., kemarin di Medan.
 
Untuk efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program sekaligus pelayanan kebersihan di wilayah Bobby Nasution juga telah mengeluarkan kebijakan mengalihkan sebagian kewenangan pengelolaan persampahan dari dinas kebersihan dan pertamanan kepada kecamatan. Kebijakan ini pun diakui tepat dan memaksimalkan pelaksanaan program kebersihan di wilayah.

"Pengalihan kewenangan ini membuat pelayanan menjadi lebih cepat dan tepat sesuai dengan kondisi wilayah kita,” sebut Lilik.

Dia menerangkan, dengan pengalihan kewenangan ini pengangkutan sampah dapat dilakukan secara efektif dan kontiniu sesuai dengan jadwal dan rute yang telah ditetapkan. Pengangkutan sampah warga di Kecamatan Medan Barat, lanjutnya, berlangsung setiap hari yakni pukul 07.00-14.00 WIB dan 14.00-20.00 WIB.

“Selain itu penyisiran sampah pagi dan malam hari juga dilakukan secara rutin oleh petugas kebersihan dibantu Petugas Penangangan Prasarana dan Sarana Umum atau P3SU Medan Barat pada pukul 00.30 dan 05.30 WIB,” sebut Lilik seraya menambahkan, petugasnya juga turut membersihkan lokasi Kesawan City Walk yang berada di wilayahnya.

Dia menyebutkan, pihaknya juga menggelar gotong royong setiap hari Sabtu untuk tingkat kelurahan dan Rabu untuk tingkat kecamatan.  “Untuk tingkat kelurahan dilakukan secara bergiliran di lingkungan-lingkungan, sedangkan tingkat kecamatan dilakukan secara bergiliran di kelurahan-kelurahan dengan melibatkan unsur stakeholder,” sebutnya seraya menambahkan, gotong royong juga dilakukan untuk dilakukan untuk mengangkat sampah-sampah dari pinggiran Sungai Deli yang berada di kawasan Medan Barat.

Di samping itu, pihak kecamatan Medan Barat juga membagikan keranjang sampah pada masyarakat. Seraya membagikan keranjang sampah itu, lanjutnya, juga dilakukan sosialisasi agar warga turut menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

“Kesadaran masyarakat adalah salah satu tantangan dalam penanganan kebersihan. Karena itu, kita terus melakukan sosialisasi dan edukasi. Tentunya, edukasi yang baik itu dimulai dari diri kita sendiri. Artinya, kita tunjukan keseriusan dan kesungguhan kita dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Camat Medan Barat ini mengatakan, jumlah petugas kebersihan di wilayahnya sebanyak 153. Seluruh petugas yang terdiri dari mandor, Bestari, Melati, supir, dan kenek ini tersebar di enam kelurahan yang berada di Medan Barat, yakni Kesawan, Silalas, Glugur Kota, Pulo Brayan Kota, Sei Agul, dan Karang Berombak. Sedangkan jumlah Kepala Keluarga di wilayah Medan Barat sebanyak 26.901.

“Kita juga mempunyai armada kebersihan, yakni becak bermotor sebanyak 51 dan mobil sampah sebanyak 13 unit,” tambahnya seraya mengatakan volume sampah yang dihasilkan masyarakat memang membutuhkan peningkatan armada. “Dan ini merupakan tantangan yang harus dilakukan dengan inovasi dan rasa tanggung jawab,” tandasnya.  

Senada, Camat Medan Sunggal, M. Odi Anggia Batubara, sebelumnya juga mengatakan, pihaknya terus mengoptimalkan pelayanan kebersihan yang merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Medan. Dia memaparkan, pelayanan kebersihan di wilayahnya berupa pengangkutan sampah dilakukan secara kontiniu dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Dia merincikan, jadwal pengangkutan dengan armada typer di ruas jalan protokol mulai pukul 06.00 sampai dengan 07.15 WIB dan jalur pemukiman 07.15 sampai dengan 10.00 WIB.  Jadwal pengangkutan untuk jalan kolektor, permukiman, kantor hotel, pasar dan  pusat bisnis, lanjut Odi, dilakukan mulai pukul 10.00 sampai dengan 12.00 WIB. Khusus untuk rumah/permukiman warga yang diangkut menggunakan betor dimulai pukul 07.00 sampai dengan 10.00 WIB dan 11.00 sampai dengan 14.00 WIB.

Menjaga kebersihan jalan-jalan juga merupakan salah satu wujud pelayanan  kebersihan. Karena itu, sebut Odi, penyapuan jalan di wilayah Medan Sunggal sudah  harus dimulai pada pukul 06.00 sampai dengan 11.00 WIB untuk pagi hari dan 13.00  sampai dengan 14.00 WIB untuk siang hari. Keseluruhan tenaga penyapu jalan,  Bestari dan armada pengangkut sampah, lanjutnya,tetap bekerja di hari Sabtu dan  Minggu.

"Selain itu, kita juga melaksanakan pengutipan sampah malam dengan patroli  dilengkapi 3 orang petugas. Patroli ini kami namakan 'Potong Sampah'. Artinya kita  ambil sampah di penampang keranjang sampah yang meluber dan sampah yang tidak ada wadahnya untuk mengurangi tumpukan sampah di pagi hari," sebutnya.

Dosen Ilmu Komunikasi Fisip USU, Muhammad Zikri Asmara, Dia mengatakan,  kebersihan ini sudah lama menjadi masalah di kota ini. Dia mengharapkan, dengan   gerak cepat, namun strategis dan terukur, Pemko Medan dapat menangani persoalan kebersihan ini.  

Zikri juga berharap, pihak kecamatan terus mengedukasi masyarakat agar peduli dengan masalah kebersihan. "Masalah kebersihan tidak terlepas dari prilaku  masyarakat dan tentunya faktor keteladanan dari aparatur juga sangat berpengaruh," sebutnya.(rel)
Komentar Anda

Berita Terkini