Bupati Aceh Tamiang Buka Kegiatan Penguatan Organisasi

harian9 author photo

 

ACEH TAMIANG |H9
Kesbangpol Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Tamiang laksanakan Penguatan Organisasi Masyarakat (Ormas), kegiatan berlangsung di gedung SKB Karang Baru. Jum'at (18/02/2022). 

Dalam kesempatan tersebut Kabid Ormas Kesbangpol Provinsi Aceh juga panitia pelaksana Mustafa S.sos Msi menyampaikan, kegiatan ini perlu dilakukan, mengingat nilai-nilai Pancasila sudah mulai luntur, maka perlu dilakukan penguatan kapasitas bagi organisasi,"jelasnya.

"Sebanyak 55 orang dari 25 ormas ikut dalam pelaksanaan penguatan kapasitas, dengan menggunakan sumber anggaran APBA Provinsi Aceh dan diharapkan pada penyampaian saat diskusi, mampu menambah wawasan Ormas," tegas Mustafa. 

Selanjutnya, Bupati Aceh Tamiang Mursil,SH MKn melalui Asisten Pemerintah Drs. Amiruddin, Y menyampaikan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan penguatan pada setiap Ormas yang ada di Aceh Tamiang,"jelasnya.

"Peran Ormas sangat besar   pada masa perjuangan dan terus sampai dapat mengisi alam kemerdekaan. Ormas diharapkan dapat terus berperan dalam menjaga keutuhan NKRI sesuai cita-cita pendiri Bangsa," ungkap Amiruddin. 

Usai beberapa sambutan, dilanjutkan penyampaian dari narasumber dan dirangkai dengan diskusi singkat. 

Pada diskusi singkat, Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Czi Alfian Rachmad Purnamasidi, SIP, M. Si mengatakan, organisasi masyarakat (Ormas) yang didirikan dan dibentuk secara sukarela, atas kesamaan visi oleh masyarakat. Selanjutnya
berpartisipasi dalam mengisi pembangunan  NKRI,"jelasnya.

"Sudah jelas dari dasar pembentukan Ormas, bahwa kapasitas organisasi harus dilakukan penguatan dalam tugas dan fungsi, yang paling penting adalah niat saat berkumpul mendirikan organisasi. 

"Kita saat ini dihadapkan pada era globalisasi tanpa batas, baik informasi dan jarak. Hal ini terbukti ketika satu jam saja sinyal handphone dimatikan, maka banyak hal akan terhambat. 

Lebih lanjut Dandim mengatakan, ancaman adalah segala perbuatan dan kegiatan yang dilakukan secara konsepsional yang mengubah tatanan kehidupan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,"tegasnya.

Selanjutnya Agusliayana Devita, S.STP, MSi Kepala Kesbangpol Aceh Tamiang menyampaikan, saat ini tercatat 302 ormas, yaitu sejak Aceh Tamiang berdiri,"terangnya.

"Keberadaan dan kelengkapan organisasi, serta SKT masih belum sempurna atau perlu dilakukan pembenahan. Hal ini yang sangat disayangkan, kegiatan Ormasnya berjalan, namun legalitasnya tidak terdaftar," tegasnya. 

Kesempatan selanjutnya T. Razak, SH Kanit Keamanan Negara Intelkam Polres Acet Tamiang mengatakan, sesuai aturan yang telah ditetapkan, diharapkan dalam membuat lambang Ormas agar tidak menyamai organisasi terlarang,"jelasnya

"Peran Ormas yang terpenting dapat menyerap aspirasi masyarakat dan selaras dengan program Pemerintah, memelihara keamanan serta ketertiban," tegas Razak. 

Pada kesempatan terakhir, Mustafa Kabid Ormas Kesbangpol Provinsi Aceh dalam pemaparannya mengatakan, 
ketika ada pihak-pihak yang mau mengucurkan bantuan, Kesbangpol akan melakukan verifikasi terhadap kelengkapan Ormas dan jika sudah memenuhi persyaratan, baru kepadanya layak dapat diberikan bantuan,"ungkapnya.

"Banyak ormas yang sudah berbuat, namun tidak ada pengecualian, kelengkapan administrasinya harus disiapkan sesuai peraturan Pemerintah," tegas Mustafa. (WD-013). 
Komentar Anda

Berita Terkini