Diduga Cekcok Dengan Suami, Wanita Muda Ini Nekat Gantung Diri

harian9 author photo

 

PALAS | H9

Seorang Ibu Rrumah Tangga (IRT), berinisial ISS, (25), warga Gunung Intan, Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, nekat mengakhiri hidupnya, didalam kamar warung kopi, dikebun kelapa sawit milik SH, yang berada di Desa Sungai Korang, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara, setelah diduga kuat terlibat cekcok dengan suaminya. Kejadian ini diketahui terjadi Rabu. (23/02/2022) sekira pukul 22,30 wib.

Kapolres Palas AKBP Indra Yanitra Irawan, S.I.K., M.Si., Melalui Kasat Reskrim Polres Palas, AKP Aman Putra B, SH, Kamis, (24/02/2022) kepada wartawan mengatakan, membenarkan kejadian seorang IRT gantung diri tersebut diatas, kejadian ini juga dengan tiga orang saksi.

Ketiga orang saksi tersebut yakni berinisial 1. PH, (34), yang berprofesi sebagai wiraswasta, warga Gunung Intan, Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, 2. SH, (35), yang berprofesi sebagai toke sawit, warga desa Sungai Korang, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Palas. Dan saksi yang ke 3. Berinisial D, (18), juga warga dari desa desa Sungai Korang, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Palas. Kata Kasat Reskrim Polres Palas.

Lebih lanjut kronologis kejadian IRT gantung diri tersebut, Dijelaskan Kasat Reskrim Polres Palas, AKP Aman Putra B, SH, Demikianlah pada hari Kamis tanggal (24/02/2022), sekira pukul 09.00 Wib, Kanit Reskrim Polsek Sosa, Iptu Mhd Taufik Siregar, SH.
mendapat informasi dari Kepala Desa Sungai Korang tentang penemuan mayat Gantung diri akan tetapi posisi mayat tersebut sudah diturunkan dan sudah dibawa ke kediaman saudara suaminya di Gunung Intan Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu.

Mengetahui informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Sosa, langsung melaporkan ke Kapolsek Sosa AKP Haposan Harahap, dan  menghubungi petugas kesehatan dari Puskesmas Hutaraja Tinggi, petugas kesehatan dan polsek Sosa bersama-sama berangkat ke rumah duka.

Setelah sampai di rumah duka benar menemukan mayat perempuan yang posisi nya saat itu sudah di kediaman saudara suaminya di Gunung Intan  Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai.

Selanjutnya Kanit Reskrim, Personil lainnya dan Dr. Lely Suryani Hsb melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan korban meninggal dunia di duga kuat akibat gantung diri.

kemudian Kanit Reskrim dan anggota melakukan Cek dan olah TKP  di lokasi kejadian dan berdasarkan keterangan saksi PH (selaku Suami korban), dan SH (Pemilik Kebun), mengatakan Pada hari Rabu. (23/02/2022), sekira Pukul 21.30 Wib korban bertengkar mulut dengan suami korban. 

Sehingga korban pergi meninggalkan warung kopi tersebut dan sekira Pukul 22.00 wib korban datang lagi dan masuk ke dalam kamar warung tersebut.

Sekira Pukul 22.30 Wib saksi SH memanggil manggil korban dari warung tersebut, yang mana saat itu saksi SH bersama dengan suami korban (saksi PH) dan saksi D, sedang bersama sama berada diwarung. 

Karena korban tidak menjawab panggilan dari saksi SH dan saat itu juga ia langsung membuka pintu kamar warung tersebut, dan melihat  korban saat itu sudah dalam keadaan Gantung Diri.

Melihat hal itu, selanjutnya  menurunkan korban dan atas meninggalnya korban, pihak dari keluarga korban telah mengikhlaskan kematian korban dan menolak mayat korban untuk dilakukan Autopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan. Pungkas. Kasat Reskrim Polres Palas, AKP Aman Putra B, SH. (WD-041).
Komentar Anda

Berita Terkini