Hadiri Pawai Ta'aruf MTQN Palas, Plt. Kabid Pelatihan Disnaker Berbaur dan Berharap Mujur

harian9 author photo

 

PALAS | H9

Di tengah hiruk pikuk masyarakat dan terik mentari yang begitu menyengat, pada hari Senin, (21/02/2022), tampak Plt. Kabid Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Disnaker Kabupaten Padang Lawas (Palas), Muhammad Idrisman Mendefa, S.Th.I., M.A.P., CPHRM, CHRBP, CPLM, CPTNA, CNNLP, CSEP, CETP, CELC, CCMA, CCMMP, CNNM tengah seksama memperhatikan rombongan pawai ta'aruf MTQN ke - 13 Kabupaten Padang Lawas di Kecamatan Sosa Julu.

Selepas mengikuti jalannya pawai taaruf tersebut. Sambil menyapa masing-masing kafilah, Idris Mendefa terlihat gembira dan mendokumentasikan pawai dengan menggunakan hp android miliknya. Beliau juga sempat  membersama Ketua BSPPL yang juga merupakan Ketua PAMK Kabupaten Palas, sekaligus Pimpinan Ponpes  Allah Ja'fariyah Hutaibus, Ustadz Fauzan Hamidi Hasibuan, S.Th.I. Demikian dikatakan Idris Mandefa, kepada wartawan, Rabu. (23/02/2022).

Di lanjutnya, Seusai pawai berujung di lokasi finish, yakni di SDN Pasir Julu, Idris Mendefa berjalan menyusuri tepian Jalinsum. Perlahan-lahan dan hati-hati beliau menembus kepadatan macet kendaraan dan warga yang lalu lalang. 

Ternyata, Idris Mendefa hendak menemui rekan-rekannya dari Disnaker Palas. Di depan rumah pemondokan kafilah, terlihat beliau berbincang dengan 5 (lima) orang wanita muda. Diketahui kemudian, kelima wanita itu adalah staf Disnaker Palas, yang menjadi anggota Kabid Pelatihan Kerja. Ujarnya.

Melihat ada awak media mendekatinya, Idris Mendefa pun mengajak kelima anggotanya dan seorang insan pers tersebut ke warung terdekat. Di warung milik warga setempat tersebut, Idris Mendefa dan lainnya menikmati menu minuman dan makanan kerakyatan: air kelapa dan sate ayam. 

Tak berselang lama, seorang ibu dengan seorang putrinya mendatangi warung dan meminta air kelapa. Mereka menyapa Kabid Pelatihan. "Pak Mendefa!"

Setelah itu, melihat dua orang duduk-duduk di atas motornya, Idris Mendefa pun memanggil mereka ke warung dan mempersilahkan duduk serta memesan minuman air kelapa kepada mereka. 

Tiba-tiba, Idris Mendefa juga terdengar berteriak memanggil nama seseorang. Rupanya, Idris Mendefa melihat seorang wanita berjalan di pinggir Jalinsum. Karena wanita itu tidak mendengar panggilan itu, beliau akhirnya meminta tolong ke temannya agar wanita itu diajak ikut gabung di warung.

Tak menunggu lama, wanita itupun tiba di warung. Idris Mendefa pun mempersilahkan mereka duduk dan memesan minuman.  Diselingi canda ringan, Idris Mendefa mengajak mereka ngobrol secara bergiliran.

Idris Mendefa memberitahu bahwa dua orang anggotanya merupakan peserta MTQN. Seorang bernama Ulfa Pulungan yang sudah turut berpartisipasi sebagai peserta MTQN Kecamatan Ulu Barumun, Lubuk Barumun, dan Kecamatan Barumun. Meskipun belum beruntung meraih juara, namun Idris Mendefa tetap memberi semangat dan dukungan.

Seorang lagi anggota Idris Mendefa di Bidang Pelatihan Disnaker Palas yang juga turut menjadi peserta MTQN adalah Indiana Zulfa Harahap. 

"Indiana, awalnya ragu mau ikut. Sebab, baru kali ini dia berencana ikut di Bidang Makalah Ilmiah Al-Qur'an. Selama ini, dia ikut di bidang lain. Terus, alasan lainnya, kalau dia ikut bidang makalah, dia khawatir buku referensinya susah diperoleh." Ujarnya teringat. 

"Cuma, saya tetap support dia. Saya tegaskan ke dia agar ikut saja. Dan saya yakinkan kalau dia bakalan dapat juara. Karena peserta bidang makalah kan sedikit. Maka, Alhamdulillah, dia ikut di MTQN Kec. Ulu Barumun, dan dapat juara II. Kini, dia ikut di Bidang yang sama untuk MTQN Kab. Padang Lawas di Sosa Julu mewakili Kec. Barumun Barat. Tentu, doa kita bersama, dia dapat juara. Amiin." Imbuhnya 

Idris Mendefa juga mengenalkan seorang wanita yang sempat dipanggil, tapi gak dengar, lalu dijemput dan diajak ke warung. Dia adalah Lili Khodniar Hasibuan, Putri Daerah Sosa Julu. Dia ikut peserta di Bidang Makalah Ilmiah Al-Qur'an juga. Dan ternyata, dia adalah Anggota PC JPRMI Kecamatan Sosa Julu. Saat MTQN Kecamatan Sosa Julu, Lili meraih juara 1 Bidang Makalah. Maka dari itu, dia pun menjadi peserta yang akan tampil mengatasnamakan Kecamatan Sosa Julu, di panggung MTQN Palas di Sosa Julu Tahun 2022 ini.

Setelah semuanya sudah puas meneguk minuman dan memakan sate, dan selepas obrolan telah menepi, serta waktu juga sudah kian sore, maka para staf Bidang Pelatihan Disnaker tersebut memohon izin untuk pamit pulang. 

Namun, Idris Mendefa menyapa seseorang yang ada di warung itu. Nyatanya, Idris Mendefa mengenalinya. Tanpa disengaja, mereka ketemu di Masjid Agung Al-Munawwarah Kabupaten Padang Lawas.

Saat Idris Mendefa meninggalkan warung, beliau pun masih menyapa seorang lelaki yang duduk santai di halaman rumah di luar warung. Seolah mereka sudah saling kenal satu sama lain.

Begitulah, Kabid Pelatihan Kerja, tampak begitu ramah kepada warga di arena kegiatan pawai ta'aruf MTQN Palas di Sosa Julu. Beliau kelihatan begitu mengakomodir keinginan anggotanya, dan begitu merakyat dan sederhana, tanpa menghilangkan wibawanya selaku pemimpin di unit kerja eselon III. Beliau tidak terlihat seperti pejabat, tapi beliau semacam warga biasa tanpa jabatan apa-apa. Betullah, istilah dikata "abdi negara, pelayan rakyat."

"Acara sore ini sangat ramai, meskipun terik mentari begitu menyengat. Kerongkongan kering terasa haus, tapi semarak kegiatan sungguh baik dan luar biasa. Ini tandanya, syiar Al-Qur'an masih sangat tinggi di Kabupaten Padang Lawas, khususnya di Kecamatan Sosa Julu selaku tuan rumah. Antusias masyarakat begitu tinggi." Ujarnya berkesan terhadap cuaca cerah hari itu.

"Inilah salah satu fungsinya event-event dilakukan meriah dan besar di tengah kehidupan penduduk desa. Perputaran ekonomi kerakyatan jadi cepat. Pertumbuhan ekonomi desa pun meningkat. 

Masyarakat betul-betul merasakan dampak positifnya secara ekonomi dan kehidupan sosial pendidikan dan keagamaan. Nuansa keragaman dan keberagamaan terbangun indah " tambahnya lagi.

"Kehadiran para peserta yang notabene merupakan santri dan para ustadz dan ustadzah, memberi pesan dan kesan bahwa pendidikan keagamaan itu penting, berprestasi itu perlu, dan memiliki keterampilan dan pengetahuan itu dibutuhkan." Tegasnya.

"Jadi, kegiatan MTQN sekaligus akan menjadi motivator dan inspirator bagi generasi muda penerus bangsa dalam menanamkan dan mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan bermsyarakat, beragama, dan bernegara." Pungkasnya. (WD-041)

Komentar Anda

Berita Terkini