Nyawa Dokter Gigi Dihabisi Pedagang Durian di Padangsidimpuan

harian9 author photo


PADANGSIDIMPUAN|H9

Dipicu rasa dendam, seorang pedagang durian RH (35) tega menghabisi nyawa seorang dokter gigi Hj Ida Gorga Harahap (72), di Bagas Godang, Jalan Ompu Sarudak, Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan.

“Pelaku sering dihina sehingga menimbulkan dendam di hati pelaku. Selain menghina pelaku, korban juga menghina orang tua pelaku yang sudah meninggal,“ ujar Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihartini, SIK, MH, didampingi Kasat Reskrim, AKP Bambang Priyatno, S.Sos, dalam keterangan pers nya di Mapolres Padangsidimpuan, Jum'at (18/2/2022) siang.

Lebih jauh, Kapolres menerangkan bahwa, pelaku RH juga merupakan residivis yang pernah melakukan pencurian di rumah korban dan pernah dihukum penjara selama 1 tahun 5 bulan. Namun, setelah bebas dari penjara, RH kerap dihina dan diejek korban, sehingga memicu niatnya untuk menghabisi nyawa korban.

Kapolres menambahkan, dari pengakuan pelaku RH, perbuatannya menghabisi korban yang usianya sudah uzur tersebut dibantu rekan pelalu FS (29) yang tujuannya untuk mencuri barang-barang berharga milik korban dan saat diajak, FS mengaku sedang ada masalah keluarga. Bahkan RH menyebut FS tidak tahu rencana RH untuk menghabisi nyawa korban. Keduanya, masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel lubang ventilasi kamar mandi dengan mennngunakan obeng pada Sabtu (11/12/2021)

“Teman pelaku FS sedang ada masalah keluarganya. Ia diajak RH untuk mencuri di rumah korban. Namun FS tidak mengetahui kalau nyawa korban akhirnya di habisi pelaku RH,“ tandas Kapolres.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor /A/10/II/2022/SPKT/Polres Padangsidimpuan, jajaran Tekab Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan membekuk RH pada Kamis (10/2/2022) siang di Jalan Ompu Sarudak, Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan. Karena berupaya melarikan diri ketika pengembangan, RH diberi tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki pelaku.

Esoknya, Jum'at (11/2/2022) dini hari, petugas kembali mengamankan teman pelaku FS di salah satu bengkel di Gunung Tua, Padang Lawas Utara. Sebelumnya, pada Sabtu (11/12/2021) malam. Tak hanya mencuri, RH dan rekannya juga habisi nyawa korban. Sepekan kemudian, jasad korban ditemukan sudah tak bernyawa di kamar mandi oleh keluarganya.

“Kita mengamankan barang bukti satu unit Handphone merek Oppo A16 warna Silver, satu buah tas sandang kulit warna hitam merk Y & L, satu buah tas yang berisikan 5 gelang, satu buah tas warna coklat berisikan 2 buah kaca mata, satu buah charger Hp dan satu buah ayakan pasir yang dibuat pelaku sebagai tangga. Ke dua pelaku juga diancam Psl. 340 Jo 339 Subs 338 KUHPidana tentang Pembunuhan dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas),“ ujarnya. (WD.014)


 


                                                                                               

Komentar Anda

Berita Terkini