OJK Sikapi Maraknya Kasus Penipuan Binary Option dan Robot Trading

harian9 author photo


JAKARTA| H9
Menyikapi maraknya kasus penipuan binary option dan robot trading, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Sebab, OJK menegaskan tidak pernah mengeluarkan isinya. Dengan kata lain, OJK memastikan binary option dan robot trading adalah ilegal.

Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot mengatakan melalui siaran pers bahwa apabila ditawari investasi, pastikan terlebih dahulu legalitas perusahaan serta produknya. OJK tidak pernah mengeluarkan izin untuk binary option dan robot trading forex.

OJK juga secara tegas melarang Bank untuk memfasilitasi binary option dan robot trading forex yang patut diduga mengandung unsur penipuan, perjudian, atau skema ponz.

"Maka dari itu, OJK mengingatkan para influencer agar dalam memasarkan produk dan layanan jasa keuangan, agar selalu memastikan terlebih dahulu produk dan layanan keuangan tersebut telah memiliki izin (legal) dari lembaga yang berwenang di Indonesia, agar masyarakat tidak terjebak dalam investasi ilegal," katanya, Selasa (15/2/2022).

Perlu diketahui bahwa untuk aset Kripto dan produk perdagangan berjangka komoditi (emas, forex, valas, dan lainnya) bukan merupakan produk atau layanan jasa keuangan yang berizin OJK. 

"Namun perizinan, pengaturan, dan pengawasannya berada di BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) Kementerian Perdagangan. (rel/PP-04)

Komentar Anda

Berita Terkini