Polres Padangsidimpuan Lakukan Upaya Perdamaian Dalam Kasus Pencurian

harian9 author photo

 

PADANGSIDIMPUAN| H9
Air mata haru, tak berhenti menetes dari kedua bola mata Mukhtar Hasibuan (36), warga Jalan Imam Bonjol Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan, ketika perbuatan pidana dalam kasus pencurian diselesaikan secara perdamaian dengan upaya Restorative Justice di Mapolres Padangsidimpuan, Rabu (23/2/2022).

Perbuatan yang dilakukan pria tiga anak yang sehariannya bekerja sebagai juru parkir (Jukir), telah dimaafkan pihak korban Mara Karib Simbolon (60), warga Komplek PT Pers, Kelurahan Wek V, Kecamatan Padangsidimpuan Kota Padangsidimpuan, secara mediasi oleh Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP. Bambang Priyatno, S.Sos, di ruang penyidik Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan, yang disaksikan perwakilan pemerintah setempat dan tokoh masyarakat yang memfasilitasi mediasi tersebut.

Dengan membawa ketiga anaknya yang masih belia, Mukhtar Hasibuan dengan berurai air mata dan disaksikan penyidik, meminta maaf kepada pelapor Mara Karib Simbolon atas perbuatan yang ia lakukan karena yang ia lakukan untuk menghidupi anak-anaknya seorang diri, sejak ia ditinggal istrinya.

Dengan rasa iba, pelapor Mara Karib Simbolon, menerima permintaan maaf dari terlapor Mukhtar Hasibuan, apalagi melihat kondisi Mukhtar Hasibuan yang harus terpaksa melakukan tindak pidana pencurian kabel demi menghidupi ketiga anaknya.

" Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya, atas perbuatan saya dan saya berjanji, tidak akan mengulanginya kembali, " tutur Mukhtar Harahap dengan deraian air mata yang menetes ke pipinya.

Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Bambang Priyatno, S.Sos, mengatakan, pihaknya telah memediasi kedua belah pihak antara pelapor Mara Karib Simbolon dan terlapor Mukhtar Hasibuan atas perkara tindak pidana pencurian

" Kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai dan berdasarkan hal tersebut, kami melakukan Restorative Justice terhadap kasus tersebut, apalagi pihak pelapor Mara Karib Simbolon memahami kondisi terlapor Mukhtar Hasibuan, sehingga bersedia memaafkan segala perbuatannya, " ujar Kasat. 

Menurut Kasat, di surat perdamaian yang ditandatangani kedua belah pihak, terlapor Mukhtar Hasibuan telah mengakui kesalahannya dan juga meminta maaf ke pelapor Mara Karib Simbolon serta berjanji tak akan mengulangi perbuatannya. 

Kedua belah pihak juga sepakat tak akan melakukan tuntutan di kemudian hari dan apabila ada salah satu pihak yang melanggar, maka kedua belah pihak siap dituntut sesuai hukum yang berlaku.

" Kami dari jajaran Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan, di bawah kendali Ibu Kapolres, AKBP Juliani Prihartini, SIK, MH, telah melaksanakan atensi pimpinan, terkait Restorative Justice dalam penegakan hukum khususnya kasus tersebut, agar bermanfaat dan berkeadilan bagi masyarakat, " terangnya.

Sementara, Kepala Lingkungan (Kepling), Kelurahan Wek V, Kecamatan Padangsidimpuan Kota Padangsidimpuan, H Heddi Effendi Nasution yang mewakili pemerintah setempat, mengucapkan terimakasih kepada Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan, karena telah memfasilitasi dan memediasi perkara tersebut. 

Diketahui, Mukhtar Hasibuan t terlapor di Polres Padangsidimpuan. Ia dilaporkan Mara Karib Simbolon atas dugaan tindak pidana pencurian kabel milik Pabrik Es di Jalan Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan, pada Selasa (22/2/2022) lalu sekira pukul 18.00 Wib.

Semenjak ditinggal meninggal istrinya, MH berjuang seorang diri membesarkan ketiga anaknya yang masih kecil-kecil. Dia terpaksa melakukan pencurian kabel lantaran terdesak kebutuhan ekonomi untuk membiayai kehidupan sehari-hari. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini