Satu Pasien Covid-19 di RSU Haji Meninggal Dunia

harian9 author photo

 

MEDAN| H9
Satu pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum ( RSU) Haji  meninggal dini hari tadi, Senin (14/2/2022).

Menurut ketua tim Covid-19 RSU Haji, Supiono yang juga merupakan  dokter spesialis paru menyatakan bahwa pasien yang meninggal tersebut berusia 80 tahun.   

"Betul jadi tadi malam kita menerima pasien rujukan  Covid-19 dari Rumah Sakit di Kota Medan yang kondisinya bisa dikatakan sudah terminal," ucapnya. 

Diceritakan Supiono pasien itu warga  Kota Medan yang dinyatakan positif Covid-19 dengan gejala Komorbit.

"Artinya ketika sampai di RSU Haji kondisinya sudah buruk dan ada penyakit bawaan berupa jantung, darah tinggi dan saat itu metabolismenya sangat menurun," ucapnya.

Segala upaya dilakukan pihaknya namun dikatakan Supiyono tidak bisa diselamatkan.

"Begitu pasien itu datang kita bawa ke ruang ICU kita obati semaksimal mungkin tapi kurang lebih dari 2 jam di RSU Haji pasien tersebut exit," cerita Supiono 

Dijelaskan Supiono dari sejak beberapa bulan lalu, hingga saat ini hanya  ada satu pasien yang tutup usia akibat Covid-19.

"Sudah beberapa bulan tidak ada pasien Covid-19 sampai exit, baru kali ini lagi tapi mudah-mudahan  cukup satu itu dan tidak ada lagi," terangnya. 

Supiono juga menyatakan bahwa tingginya angka terkonfirmasi positif Covid-19, Rumah Sakit Haji Kota Medan telah menyiapkan 56 Isoter di tempatnya.

Selain itu dikatakan Supiono jika angka terkonfirmasi positif Covid-19 semakin melonjak pihaknya akan kembali meminta untuk  merekrut relawan Covid-19.

"Pastinya semua kita persiapkan termasuk SDM, posisi normal saja pun kita masih kekurangan apalagi nantinya ada kelonjakan Covid," ucapnya.

Namun Supiono berharap agar tidak ada kelonjakan Kasus Covid-19 di Sumatera Utara.

"Mudah-mudahan tidak terjadi lonjakan Covid-19," harapnya. 

Dikesempatan yang sama, saat ditanya seperti apa kesiapan rumah sakit menghadapi lonjakan kasus Covid-19,  Kabag Umum RSU Haji Medan drg Anda Siregar MKes menjawab bahwa  RSU Haji Medan sebutnya sudah menjadi rumah sakit rujukan Covid-19 mulai tahun 2020 sampai dengan sekarang.

"Jadi terkait dengan sarana dan prasarana yang kita tambah kita sudah mempersiapkan untuk isolasi terpusat (Isoter). Kita ada menyiapkan 56 kamar untuk pasien yang gejala ringan. Sebenarnya Isoter ini di masing-masing kabupaten kota sudah ada, jadi RSU Haji  ini merupakan representasi dari pemerintah Provinsi Sumut yang jika tahun lalu Isoter itu ada di asrama haji saat ini ditempatkan disini," tegasnya. (PP-04/rel)

Komentar Anda

Berita Terkini