Bersama Kapolres, Bupati Sergai Tinjau Pelaksanaan Pilkades di Tiga Kecamatan

HARIAN9 author photo

 


SERDANG BEDAGAI | H9

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) hari ini kamis (31/3/2022) berlangsung kondusif. Ada sebanyak 100 Desa dari 16 Kecamatan yang melangsungkan pelaksanaan Pilkades. 

Dari 16 kecamatan yang melangsungkan Pilkades, Bupati Sergai Darma Wijaya bersama Kapolres Ali Machfud, Wadirkrimum AKBP Alamsyah Hasibuan, Komandan Satuan Brimob Polda Sumut KombesPol Christiyanti Goetamo serta sejumlah OPD, melakukan peninjauan di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Sei Rampah, Teluk Mengkudu dan Perbaungan.

Dari peninjauan lapangan, Bupati Darma Wijaya mengungkapkan bahwa pelaksanaan cenderung aman dan kondusif. 

"Dari beberapa TPS yang kami kunjungi, dari 400an pemilih, yang menyoblos sudah 300an. Sudah baik," katanya

Adapun TPS yang dikunjungi yakni TPS I Desa Firdaus, TPS I dan II Desa Pematang Setrak, serta TPS I dan II Desa Lidah Tanah.

Darma Wijaya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat yang antusias berpartisipasi pada pesta demokrasi tahun 2022 ini. Menurutnya, pelaksanaan Pilkades tahun ini juga lebih baik dari sebelumnya.

"Terimakasih kepada masyarakat yang sudah menggunakan hak suaranya. Semuanya saya lihat aman, kondusif, dan tetap prokes. Semoga hasilnya nanti bisa membawa kebaikan bagi setiap desa," jelasnya.

Diketahui Pilkades Sergai Tahun 2022 ini diikuti oleh 299 calon Kepala Desa yang dilaksanakan di 100 desa yang tersebar di 16 Kecamatan. 

Di sisi pengamanan, pelaksanaan Pilkades di wilayah hukum Polres Sergai berlangsung di 70 Desa di 11 Kecamatan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sekitar 319 TPS.

"Jumlah personil yang diturunkan berjumlah 1.003 personil dari Polres Sergai 304 personil. Intel polda Sumut 20 personil, brimob 100 persobil, Samapta 130 personil, Bintara remaja 230 personil dan jajaran Kodim 60 persenil," rinci Kapolres Sergai AKBP Dr Ali Machfud.

Ia pun meminta kepada pasukan yang bertugas untuk mengedepankan profesional, humanis dan tindakan preventif.

"Seluruh senjata di titipkan di logistik, personil akan dibekali tongkat T, namun untuk komandanya diperbolehkan membawa senjata sesuai dengan ketentuan yang berlaku,"tandasnya.(WPU06) 

Komentar Anda

Berita Terkini