Diduga Langgar Kode Etik, BKPRMI Adukan Pengacara Alamsyah ke Dewan Kehormatan PERADI

HARIAN9 author photo

 


SERDANG BEDAGAI | H9

Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengadukan pengacara Alamsyah SH dilapor ke Dewan Kehormatan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) di Kantor Medan Jalan Sei Rokan Kamis (10/3/2022). 

Dalam pengaduan tersebut, BKPRMI menduga, Pengacara Alamsyah telah melakukan pelanggaran kode etik. 

Ketua BKPRMI Sergai Andi Ginting di dampingi penasehatnya Efendi Lubis kepada sejumlah wartawan mengatakan, pengaduan ini sebagai tindak lanjut dari musyawarah Aliansi Muslim Peduli Ulama Sergai yang juga baru-baru ini yang melakukan aksi damai di Pemkab Sergai dan Polres Sergai. 

Menurut Andi Ginting, bahwa ucapan pengacara Alamsyah dalam video  konferensi Pers pada durasi 3 menit 47 detik baru-baru ini yang mengatakan "Menghimbau Bupati Untuk Tidak Melibatkan Ulama Dalam Berbagai Kegiatan Apapun Bentuknya Kecuali Dalam Urusan Keagamaan, Nanti Ujungnya Seperti ini" jelas mengundang reaksi keras dari sejumlah umat muslim yang ada di Kabupaten Sergai. 

Ucapan Alamsyah itu, Kata Andi Ginting sangat melukai ulama. Dalam hal ini, kami menduga Alamsyah telah melakukan pelanggaran kode etik dari ucapannya tersebut. 

"Kita yakin, Dewan Kehormatan PERADI akan memproses laporan yang telah resmi di terima oleh PERADI melalui Intan Budiana Pakpahan, SH ini. Karena ini jelas melukai hati ulama. Jangan pernah berpikir kehadiran ulama tidak membawa kebaikan, Tapi sebaliknya ulama membawa kebaikan dan keberkahan,"ungkap Andi Ginting.

Terkait laporan tersebut, Alamsyah ketika dikonfirmasi melalui telpon selular belum bisa memberikan keterangan dalam bentuk apa pun, mengingat dirinya belum melihat bukti laporannya.

"Saya belum bisa memberikan komentar bang, karena saya belum melihatnya, apakah itu bentuk laporan atau pengaduan masyarakat (dumas), nanti kalau saya memberikan komentar, takutnya salah bang," ungkap Alamsyah.(WPU06) 

Komentar Anda

Berita Terkini