Gorong Gorong di Jalinsum Palas-Rohul Kembali Rusak, Warga Mengeluh Belum Ada Perbaikan dari Pemerintah

harian9 author photo

 

PALAS | H9

Warga Desa Menanti, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara, mengeluh dengan kondisi jalan rusak.

Gorong gorong yang berada di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Padang Lawas - Rokan Hulu (Rohul) tersebut sudah rusak dan kembali pecah. Namun hingga kini belum juga diperbaiki oleh pemerintah, baik itu daerah maupun Provinsi.

Untuk mengurangi lubang semakin dalam, warga setempat terpaksa bersama pengusaha setempat berinisiatif menimbun dengan tanah serta sirtu seadanya.

Kerusakan jalan itu diduga gorong-gorong yang berada di bawahnya kembali pecah sehingga mengakibatkan aspal yang berada di atasnya amblas ke bawah.

Camat Hutaraja Tinggi Sudariono ketika di konfirmasi wartawan Senin. (21/03/2022) mengatakan, Kita telah melakukan perbaikan jalinsum pada gorong gorong di Desa Mananti, bersama masyarakat dan donatur baik secara pribadi maupun dengan para pengusaha yang berdomisili di daerah ini. 

"Saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Kecamatan ini, mengucapkan terimakasih kepada pihak pihak yang telah membantu demi kelancaran transportasi di jalan yang rusak ini, diantaranya adalah PT. PHG yang telah membatu dalam menangani jalan rusak ini, dan masyarakat mananti yang membantu bahan pasir dan batu (Sertu)", ungkap Camat Hutaraja Tinggi.

Sementara itu, Abdurahim Siregar warga Kecamatan Hutaraja Tinggi, Desa Rotan Sogo, menuturkan, saya sangat kecewa sudah tiga minggu kerusakan jalinsum ini terjadi, dan sudah berulang kali disampaikan kepada dinas instansi terkait, bahkan saya dengar dimediapun sudah sering diberitakan untuk segera diperbaiki,  tapi hingga saat ini belum juga diperbaiki.

"Sudah banyak keluhan pengendara soal jalinsum yang ada di daerah ini, banyak titik kerusakan jalan, berlubang, yang memicu tingginya angka kejadian lakalantas di daerah in, apalagi mendekati bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, pasti banyak pengendara yang melewati Jalinsum ini", Katanya.

Selain itu dia menuturkan, untuk menghindari segala gangguan dan kemacetan berlalulintas, Saya berharap agar pemerintah membuka mata dan hatinya untuk melihat dan membantu kita dalan memperbaiki jalan ini," harapnya.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Ibu wati warga setempat lainnya. Menurut Dia, di sana sering terjadi kecelakaan.

"Setahu saya, di bawah jalan itu ada gorong-gorong, kemungkinan besar kembali pecah, makannya aspal dan tanah di atasnya itu amblas. Ini harus segera ditangani, karena kasihan dengan pengendara roda dua saat melintas malam hari, kalau tidak hati-hati bisa terjadi kecelakaan," sebutnya

Selain menjadi sumber kecelakaan dan kemacetan, warga setempat juga dibuat susah, sebab debu yang dari jalan tersebut membuat rumah warga kotor.

Menurut Dia, masyarakat sekitar sudah terlalu sering memperbaiki jalan tersebut dengan cara bergotong royong menimbun lubang yang menganga di tengah jalan dengan menggunakan tanah dan batu kerikil, namun kini kerusakan kembali terjadi.

"Rata rata kendaraan yang lewat sini kan bertonase besar, karna ini jalan lintas. Jadi tidak bisa ditangani seadanya, harus ditindaklanjuti oleh pihak terkait," kata ibu wati sembari menunjukkan gorong gorong yang diperbaiki dengan gotong royong tersebut. (WD-041)
Komentar Anda

Berita Terkini