Jelang Konfercab, Kader Muda NU Padangsidimpuan Serukan Regenerasi Organisasi

harian9 author photo

 

PADANGSDIMPUAN|H9
Kader Muda Nahdlatul Ulama (NU) Kota Padangsidimpuan Ibrahimsyah Nasution, SE menilai regenerasi dan estafet kepemimpinan di tubuh organisasi NU sangat diperlukan saat ini.

Hal itu diungkapkan Ibrahim di Padangsidimpuan, Jum,at (11/3/2022), dalam menyikapi perkembangan organisasi,  jelang Konferensi Cabang NU Kota Padangsidimpuan, yang akan di gelar akhir Maret 2022 mendatang.

Ibrahim menilai, pesatnya perkembangan digitalisasi membuat tantangan di masyarakat semakin rumit dan kompleks. Fenomena itu, sambungnya, membuat NU diperlukan regenerasi agar organisasi keummatan tersebut dapat dengan sigap dan tepat menjawab tantangan yang ada.

Menurutnya, dalam satu dekade terakhir kaderisasi di lingkungan NU bergerak kurang masif dan kurang terstruktur serta tertutup di semua tingkatan yang ada di Kota Padangsidimpuan dan tentunya kedepan pimpinan NU harus lebih sigap, energik dan inovatif, dengan mempersiapkan generasi baru NU yang lebih tangguh, adaptif dan transformatif.

" Konferensi Cabang NU Kota Padangsidimpuan ini diharapkan menjadi evidensi yang kuat agar program organisasi lebih menyentuh kader serta lembaga dan organisasi otonom (Ortom) NU. Ini harus dibuktikan seberapa banyak kader muda NU yang siap melanjutkan estafet pergerakan organisasi, " jelasnya.

Lebih lanjut Ibrahimsyah menyampaikan, transformasi digital yang terjadi saat ini juga telah merubah struktur dan pola hidup masyarakat, sehingga banyak kursi-kursi kepemimpinan organisasi di seluruh dunia saat ini telah diisi dari generasi yang lebih muda.

Hal tersebut dikarenakan, kalangan ini dinilai lebih energik dan adaptif dan visioner menghadapi perubahan zaman. Oleh sebab itu, menurutnya mau tidak mau NU juga harus adaptif dengan mengoptimalkan generasi-generasi muda yang dimiliki.

" Saya yakin para senior di NU sangat menyadari perkembangan ini. Regenerasi juga indikator kesuksesan kaderisasi yang harus dijalankan oleh PCNU Kota Padangsidimpuan. Kita yang muda harus siap untuk mengisi kepemimpinan masa depan. Janganlah para orang tua kita sudah sepuh dipaksa menjalankan operasional organisasi, " ucap dia

Ia berharap, dengan adanya regenerasi nantinya juga akan mendorong lahirnya social responsibility dari kelompok muda untuk memberikan energinya mengembangkan NU. Terlebih, menurutnya sebagai organisasi yang sehat, maka semua posisi dan jabatan juga harus diisi kader yang energik.

" Apalagi NU saat ini merupakan organisasi yang sudah transformatif dari fase tradisional menjadi modern, tentunya pimpinan NU juga harus yang benar-benar visioner, " terangnya.(WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini