Pada 2021, Luas Panen Padi di Sumut Capai Sekitar 385,40 Ribu Hektar

harian9 author photo

ist
MEDAN| H9
Luas panen padi pada 2021 di Sumatera Utara mencapai sekitar 385,40 ribu hektar, mengalami penurunan sebanyak 3,19 ribu hektar atau 0,82 persen dibandingkan 2020 yang sebesar 388,59 ribu hektar. 

Kepala Badan Pusat Statistik Sumatera Utara, Nurul Hasanudin mengatakan produksi padi pada 2021 yaitu sebesar 2 juta ton GKG, mengalami penurunan sebanyak 36,36 ribu ton GKG atau 1,78 persen dibandingkan 2020 yang sebesar 2,04 juta ton GKG. 

"Produksi beras pada 2021 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 1,15 juta ton, mengalami penurunan sebanyak 20,86 ribu ton atau 1,78 persen dibandingkan produksi beras di 2020 yang sebesar 1,17 juta ton," katanya, Senin (7/3/2022).

Dikatakannya, sedangkan untuk tiga kabupaten/kota dengan total produksi padi (GKG) tertinggi pada 2021 adalah Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Simalungun. Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan produksi padi terendah ialah Tebing Tinggi, Labuhan Batu Selatan, dan Tanjung Balai.

Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan potensi produksi padi terendah pada periode yang sama adalah Tebing Tinggi, Labuhan Batu Selatan, dan Tanjung Balai. Potensi kenaikan produksi padi yang relatif besar pada Subround Januari–April 2022 dibandingkan Subround yang sama pada 2021 terjadi di Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Samosir. 

"Sementara itu, potensi penurunan produksi padi pada Subround Januari–April 2022 yang relatif besar terjadi di Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Nias Utara," ujarnya. 

Jika produksi padi dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, maka produksi padi sepanjang Januari hingga Desember 2021 setara dengan 1,15 juta ton beras, atau mengalami penurunan sebesar 20,86 ribu ton (1,78 persen) dibandingkan 2020 yang sebesar 1,17 juta ton. 

Produksi beras tertinggi pada 2021 terjadi pada bulan Februari, yaitu sebesar 0,18 juta ton. Sementara itu, produksi beras terendah terjadi pada bulan Desember, yaitu sebesar 0,05 juta ton. Sama halnya dengan tahun 2021, produksi beras tertinggi pada 2020 juga terjadi pada bulan Februari. (PP-04)

Komentar Anda

Berita Terkini