PTAR Umumkan Pemenang Kompetisi Jurnalistik Tambang Emas Martabe

harian9 author photo

 

TAPSEL|H9
PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe mengumumkan para pemenang kompetisi Karya Jurnalistik Tambang Emas Martabe 2021 bertemakan ‘Melestarikan Lingkungan Demi Masa Depan’, yang digelar secara daring, Jumat (18/3/2022).

Kompetisi yang diadakan oleh PTAR untuk kelima kalinya ini diikuti 23 wartawan dari Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kota Padangsidimpuan, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sibolga, Tapanuli Utara (Taput) dan Medan dengan total 30 karya jurnalistik. 

Kompetisi jurnalistik ini dimaksudkan untuk mengapresiasi para jurnalis media massa di Sumatra Utara (Sumut) yang selama ini mendukung operasional Tambang Emas Martabe melalui karya-karya jurnalistiknya.
 
Wakil Presiden Direktur PTAR, Ruli Tanio menyatakan tema kompetisi jurnalistik tahun ini sejalan dengan upaya perlindungan lingkungan yang merupakan salah satu prioritas tertinggi perusahaan.

“ Kelestarian Lingkungan Hidup adalah prioritas utama perusahaan, PTAR akan terus melanjutkan program-program lingkungan yang fundamental, terstruktur dan kolaboratif bersama seluruh stakeholder, " kata Ruli.  

Ruli menegaskan upaya pelestarian lingkungan serta pengelolaan keanekaragaman hayati merupakan tanggung jawab bersama dan diperlukan komitmen serta kerjasama sinergis antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, media dan institusi terkait, untuk tercapainya tujuan melestarikan lingkungan demi masa depan.
 
Dalam Kompetisi Jurnalistik Tambang Emas Martabe kali ini Netty Guslina, jurnalis Fokusmedan.com dinyatakan sebagai Juara 1 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp.12 Juta dengan karya pemberitaannya berjudul "Barumun Sanctuary Tiger Beri ‘Napas Baru’ Bagi Harimau Sumatra yang Tertindas", Juara 2 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp.9 Juta diraih oleh Sukri Falah Harahap, jurnalis Waspada.id yang menulis tentang "Gerak Naposo Nauli Bulung (NNB) Tapanuli Selatan Lestarikan Lingkungan”, kemudian artikel berjudul "Di Tangan Marandus Taman Eden Tak Lagi Tandus" karya Jan Piter Simorangkir, jurnalis Medanbisnisdaily.com meraih juara 3 dengan hadiah sebesar Rp.6 Juta.
 
Lestantya R. Baskoro, wartawan senior dan dosen Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) yang merupakan salah satu juri menyatakan keunggulan para pemenang terletak pada detail objek yang diliput, latar belakang masalah, penyampaian bahasa, struktur penulisan dan nilai informasi. Menurut Lestantya, isu pelestarian lingkungan, memiliki kekuatan penulisan, dapat menciptakan inspirasi  pihak lain.

“ Sebenarnya inilah yang diharapkan dari sebuah penulisan berita lingkungan yakni mengajak dan menggerakkan pembaca untuk peduli dan mencintai lingkungan, " kata Lestantya.
 
Disebutkannya, pada tulisan berjudul “Barumun Sanctuary Tiger Beri “Napas Baru” Bagi Harimau Sumatra yang Tertindas” karya Netty Guslina, pembaca diajak memahami bagaimana peran serta Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala (YPBMM) dalam program penyelamatan harimau Sumatra dan diberikan gambaran tentang kondisi Panthera Tigris Sumatra tersebut di hutan Sumatra.
 
Sementara karya tulis tentang “Gerak NNB Tapanuli Selatan Lestarikan Lingkungan, kita disuguhi informasi tentang organisasi Naposo Nauli Bulung (NNB) yang bergerak dalam pencegahan bencana. 

“ Tulisan ini menggambarkan bagaimana organisasi yang anggotanya ada di setiap Desa memiliki berbagai program dan aktivitas pencegahan bahaya banjir. Dari tulisan tersebut, kita dapat memetik pesan, bahwa kebersamaan dan kesadaran bersama diperlukan untuk berkontribusi dalam pencegahan bencana banjir sebagai dampak masalah lingkungan, " kata dia.
 
Pada tulisan “Di Tangan Maradus Taman Eden Tak Lagi Tandus" sebagai Juara 3, kita melihat profil Marandus Sirait yang berbelas tahun menghijaukan kawasan di Danau Toba. Tulisan ini memiliki kekuatan memotret perjalanan Marandus Sirait yang memilih menghijaukan hutan untuk mencegah longsor di kawasan itu dan meninggalkan pekerjaannya di Ibu Kota.

“ Tulisan tersebit menunjukkan sebuah kepedulian tanpa pamrih yang bisa menginspirasi banyak orang, untuk 
menghijaukan hutan untuk mencegah longsor, " ucapnya.

Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono menyampaikan apresiasi kepada para pemenang. Katarina menjelaskan, pengumuman para pemenang ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Penguatan Kompetensi Jurnalis yang dilaksanakan pada 11 November 2021 di Medan dan 7 Desember 2021 di Pandan, Tapteng, yang diikuti total 80 jurnalis.
 
“ Melalui kegiatan penguatan kompetensi jurnalis atau media capacity building yang telah dilakukan rutin sejak tahun 2013 kami melihat program ini sudah berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi dan pengetahuan para jurnalis baik di level regional dan provinsi, " ungkap Katarina.

Katarina menambahkan, program ini adalah salah satu komitmen rutin PTAR dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas rekan-rekan media di Sumut, dimana di tahun 2022 ini PTAR telah memasuki usia satu dekade produksi.

" PTAR menekankan akan kemajuan keberlanjutan dengan memberikan perhatian besar pada pelestarian keanekaragaman hayati. Untuk itu kami pun mendorong rekan-rekan media untuk berinisiatif menulis artikel tentang pelestarian lingkungan di Sumatra Utara yang konstruktif dan inspiratif, " terangnya.

Sementara para juara masing-masing, Netty Guslina (Juara I), Sukri Falah Harahap (Juara II) dan Jan Piter Simorangkir (Juara III), menyatakan terima kasih kepada Tambang Emas Martabe yang rutin menggelar kegiatan kompetisi jurnalistik seperti ini.

" Dengan kompetisi seperti ini, memberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan menulis para jurnalis di Sumut dan harapannya, Martabe tetap konsisten dengan kegiatan seperti ini, " ungkap mereka.(WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini