Semakin Diminati, Produk Alat Rumah Tangga Indonesia Raup USD 2,37 Juta di Pameran The Inspired Home Show AS

harian9 author photo

 


CHICAGO| H9

Kementerian Perdagangan (Kemendag) Rabu 09/03) merilis, Produk perabotan dan peralatan rumah tangga Indonesia semakin  mendapat tempat di pasar Amerika Serikat (AS). Ini terbukti saat mengikuti pameran peralatan  rumah tangga The Inspired Home Show (IHS) 2022 yang digelar pada 5—7 Maret 2022 di Chicago,  Amerika Serikat (AS). Pada pameran ini, Paviliun Indonesia mendapatkan total transaksi sebesar USD.2,37 juta. 

“Capaian ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan ekspor ke pasar AS. Diharapkan pelaku  usaha Indonesia dapat memanfaatkan momentum untuk terus melakukan penetrasi, khususnya  dalam masa pumulihan ekonomi pascapandemi Covid-19,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan  Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi di tempat terpisah. 

IHS merupakan pameran peralatan rumah tangga terbesar di AS yang diikuti lebih dari 20.000  peserta dari 45 negara. Pameran tahunan ini kembali digelar setelah mengalami penundaan  pelaksanaan selama dua tahun yakni 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19. 

Pada IHS 2022, Paviliun Indonesia menempati lahan seluas 92,9 m² dengan desain konstruksi spesial  dengan tujuan untuk meningkatkan citra produk Indonesia berkualitas dan unik. Paviliun Indonesia  menghadirkan tujuh perusahan yaitu Aninda Furniture, Art Classic International, Aryasena, Fara  Cipta Kreasi Internasional, Mendekor Anugerah Indonesia (Lekuk), Multi Kreatif Furnindo, dan Oesing Craft. Adapun produk rumah tangga yang ditampilkan seperti keranjang rotan alam dan  sintetis, peralatan makan dari kayu, kotak ukir kayu dan produk tembikar buatan tangan dengan  berbagai desain unik namun tetap berdaya guna dari berbagai lokasi seluruh Indonesia. 

Selama tiga hari pelaksanaan pameran, Paviliun Indonesia mendapatkan respons yang sangat positif  dan dikunjungi lebih dari 165 pembeli potensial. Pengunjung Paviliun Indonesia tidak hanya berasal  dari AS, namun juga dari mancanegara seperti Kanada, Meksiko, Brasil, Israel, Persatuan Emirat Arab, Italia, Prancis, serta Belanda. Sedangkan produk yang paling diminati yaitu keranjang,  peralatan makan dari kayu, dan produk keramik. 

Dalam pameran IHS tersebut, beberapa peserta dari Indonesia berhasil mendapatkan kontrak dari  perusahaan besar di AS seperti PT Multi Kreatif Furnindo dengan Walmart untuk produk  penyimpanan, Art Classic dengan American Dream Home Goods untuk produk mangkuk salad, dan  PT Fara Cipta Kreasi Internasional dengan Dream To Product untuk produk kotak penyimpanan anggur premium.

“Walaupun pandemi Covid-19 belum berakhir, namun besarnya antusiasme buyers yang  mengunjungi Paviliun Indonesia dan meningkatnya potensi transaksi dagang yang diraih selama  pameran, kami merasa optimis permintaan terhadap produk-produk Indonesia akan semakin tinggi,” jelas Kepala Indonesian Trade Promotion Center Chicago Iska Huberta Sinurat. 

Sementara itu, Konsul Jenderal RI Chicago Meri Binsar Simorangkir mengungkapkan, pengenaan tarif tambahan bagi produk asal Tiongkok turut mempengaruhi calon buyers sehingga beralih ke  produk asal Indonesia yang memiliki harga akhir lebih kompetitif. Di samping itu, beberapa tren  produk yang paling diminati dalam pameran IHS secara umum antara lain peralatan mandi dan  perawatan pribadi, peralatan kebersihan, peralatan masak, produk dekor rumah, peralatan penyimpanan, peralatan elektronik, peralatan dapur elektronik, peralatan dapur dan makan, perlengkapan kelistrikan, smart home, produk berkelanjutan, dan penutup meja yang juga  merupakan peluang produk Indonesia. 

“Pameran di awal 2022 ini berpotensi membuka peluang besar bagi eksportir Indonesia untuk  memperkenalkan produk-produk terkini sekaligus memperluas jejaring dengan buyers di AS,” ujar  Meri. 

Berdasarkan data Global Trade Atlas–S&P Global, nilai impor Amerika untuk produk peralatan  rumah tangga 2021 dari dunia mencapai USD 699 miliar naik sekitar 25,69 persen dari 2020. Pada  sektor ini, Indonesia menempati posisi ke-14 sebagai negara asal impor untuk AS dengan nilai  transaksi sebesar USD.6,4 miliar pada 2021 atau naik 28,34 persen dari tahun sebelumnya yang  tercatat sebesar USD.4,9 miliar. Dari data tersebut masih terdapat peluang yang sangat luas bagi  produk Indonesia untuk membanjiri pasar produk pearalatan rumah tangga AS. (WP-03/rel)

Komentar Anda

Berita Terkini