Sidak Ritel Modern, Mendag: Distribusi Migor Makin Membaik

harian9 author photo


JAKARTA| H9

Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah ritel modern di Lotte Mart, Lotte  Grosir, dan Alfamidi di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Ia menyatakan distribusi minyak goreng di ritel modern semakin membaik. Kementerian  Perdagangan akan terus berupaya memastikan ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat di pasar  rakyat dan di ritel modern. 

“Minyak goreng di ritel modern aman tersedia bagi masyarakat, seperti di Lotte Mart, Lotte Grosir,  dan Alfamidi. Kami harap hal serupa juga dapat ditemui masyarakat di ritel-ritel modern lainnya,” katanya Senin (14/03).

Saat berdialog dengan pegawai gudang di Lotte Grosir, Mendag mendapat laporan bahwa  sempat ada gangguan pasokan minyak goreng kemasan dua liter, tetapi saat ini sudah terkendali.  Mendag meminta kerja sama semua pihak terutama ritel modern untuk membantu masyarakat  agar lebih mudah mendapatkan minyak goreng. 

Di Alfamidi Boulevard Kelapa Gading, Mendag juga mendapati tumpukan minyak goreng dalam  jumlah cukup banyak. Mendag Lutfi memastikan pasokan minyak goreng ke masyarakat aman. 

“Pantauan kami di Alfamidi Kelapa Gading menunjukkan minyak goreng tersedia bagi masyarakat.  Kementerian Perdagangan terus berupaya memastikan pasokan minyak goreng selalu tersedia bagi  masyarakat, salah satunya lewat ritel-ritel modern,” katanya lagi.

Dalam pantauan ke Alfamidi Boulevard Kelapa Gading tersebut, minyak goreng dijual dalam kemasan  dua liter. Harga minyak goreng sesuai harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp.14.000 per liter untuk  kemasan premium. 

Saat berdialog dengan pramuniaga, Mendag Lutfi mendapati sepuluh karton minyak goreng habis  terjual dalam satu hari. Namun jika ramai pembeli, minyak goreng dapat habis lebih cepat. Tetapi  tidak ada antrean yang mengular untuk mendapatkan minyak goreng. 

Seperti ditegaskan sebelumnya, sejak 8 Maret 2022, telah ada sebanyak 415.787 ton minyak goreng  dari skema domestic market obligation (DMO) yang didistribusikan ke pasar. Volume tersebut setara  dengan 72,4 persen dari total DMO yang telah terkumpul sejak 14 Februari 2022. (WP-03/rel)

Komentar Anda

Berita Terkini