Ikuti Pameran di Hawai’i, Indonesia Tegaskan Eksistensi di Industri Horeka AS

harian9 author photo


ANAHEIM| H9

Kementerian Perdagangan (Kemendag) Selasa (19/04) merilis, Kemendag melalui Indonesian Trade Promotion Center  Los Angeles (ITPC LA) memperkenalkan produk Indonesia dalam pameran Hawai’i Hotel and  Restaurant Show (HHRS) di Hawai’i Convention Center, Oahu, Hawai’i, Amerika Serikat (AS) pada  30–31 Maret 2022. Nilai total potensi transaksi perusahaan Indonesia yang ikut serta dalam pameran ini mencapai Rp.7,2 miliar. Keikutsertaan dalam pameran HHRS diharap mampu  mendorong produk-produk Indonesia menembus pasar Amerika Serikat, khususnya Hawai’i,  mengingat besarnya nilai ekonomi industri pariwisata di negara bagian tersebut, khususnya terkait  hotel, restoran, dan kafe (horeka). 

“Kehadiran Indonesia kali ini menjadi penting karena bertujuan menggunakan momentum negara  bagian Hawai’i yang tengah menggerakkan kembali dunia pariwisatanya setelah vakum selama dua  tahun. Untuk itu, kali ini Indonesia bukan hanya menjadi peserta pameran, tetapi juga menjadi salah  satu sponsor pameran. Sebagai sponsor, kami mendapat banyak sekali perhatian, baik dalam  pameran maupun periklanan menjelang pameran. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk lebih lagi  mempromosikan produk dan jasa Indonesia ke pasar Hawai’i,” jelas Kepala ITPC LA Bayu Nugroho. 

Pada pameran kali ini, Paviliun Indonesia menghadirkan dua perusahaan mebel papan atas yaitu  Bali Aga dan Indo Puri. Bali Aga merupakan perusahaan furnitur sejak tahun 2000 yang berbasis di  Oahu, Negara Bagian Hawai’i dan menjual beragam furnitur set buatan perajin dari seluruh  Indonesia. Sementara itu, Indo Puri merupakan perusahaan furnitur berbasis di Atlanta, Negara  Bagian Georgia yang menawarkan beragam furnitur modern dalam ruangan (indoor) serta luar  ruangan (outdoor) selama lebih dari 20 tahun.  

Tak hanya produk furnitur, ITPC LA juga mendapatkan pembeli potensial berupa produk kemasan  ramah lingkungan, produk kopi, dan produk boga bahari berupa produk tuna. 

Setelah diundur selama dua tahun karena pandemi Covid-19, HHRS dilaksanakan tahun ini secara  tatap muka. HHRS merupakan pameran bergengsi dalam industri pariwisata yang menghubungkan  restoran, hotel, dan beragam vendor industri perhotelan lainnya di Hawai’i. 

“Keikutsertaan Indonesia pada Hawai’i Hotel and Restaurant Show ini diharapkan dapat  mempromosikan produk Indonesia dan mengembangkan reputasi Indonesia sebagai pemasok  kompeten di sektor perhotelan di AS,” katanya.

Ia mengatakan, terdapat lima belas ribu wisatawan yang berkunjung ke Hawai’i setiap harinya.  Untuk itu, keterisian hotel dan restoran meningkat cukup tajam. Hal ini mendorong industri horeka  untuk meremajakan fasilitasnya, termasuk di produk furnitur. 

Sama halnya dengan Bali, sektor perhotelan dan restoran merupakan pasar yang sangat besar di Hawai’i. Pada Februari 2022, total pengeluaran pengunjung yang datang ke Hawai’i mencapai USD.1,31 miliar dengan total pengunjung sebanyak 623.647 orang. Total pengeluaran ini telah meningkat sebesar 229,9 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2021. Peningkatan pengunjung ini  juga didorong oleh diberhentikannya Safe Travel Program Hawai’i yang mewajibkan pengunjung  tervaksinasi, mempunyai hasil negatif Covid-19, atau karantina mandiri selama lima hari. 

“Prospek penerimaan produk-produk Indonesia di Hawai’i cenderung lebih baik dari negara bagian  lain di AS, terutama di sektor makanan dan minuman. Hal ini mengingat keperluan dan selera  konsumen di Kepulauan Hawai’i yang berbeda dari para konsumen di daratan AS dan lebih selaras  dengan para konsumen di Asia,” ungkapnya. (WP-03/rel)

Komentar Anda

Berita Terkini