Kemendag dan DPR RI Sidak Pasar Cibinong, Tujuannya..

harian9 author photo



BOGOR| H9 

Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama anggota Komisi VI DPR RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa(12/4). Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan bapok selama Ramadan dan  menjelang hari raya Idulfitri.  

Turut hadir dalam peninjauan, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan, Kepala  Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo, Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin serta, Wakil Ketua Komisi VI Mohamad Hekal. Peninjauan bersama Komisi VI DPR RI juga dilakukan Wakil Menteri Jerry  Sambuaga di Pasar Bogor Suryakencana, Bogor, Jawa Barat pada hari yang sama. 

Diungkapkannya, di tengah gejolak pangan dunia, Pemerintah memastikan ketersediaan bapok,  terutama selama puasa dan menjelang perayaan Lebaran. Gejolak dunia bukan hanya dari harga  namun juga transportasi biaya logistik yang naik cukup tajam sehingga beberapa komoditas impor  harus ada penyesuaian. 

“Namun untuk komoditas tertentu yang menyangkut hajat hidup orang banyak akan ada subsidi.  Misalnya kedelai, UMKM perajin tahu tempe kita pastikan ketersediaan pasokan kedelai dan  siapkan bantuan berupa bantuan selisih harga,” jelasnya. 

Ia menyampaikan, Pemerintah menyiapkan pelonggaran yang harus dapat dimanfaatkan untuk  mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Adanya pelonggaran tersebut, apalagi adanya cuti  bersama akan meningkatkan permintaan bapok. 

“Oleh sebab itu, Pemerintah memastikan ketersediaan pasokan bapok. Di tengah pelonggaran  tersebut, diharapkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan karena ini merupakan  kesempatan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” imbuhnya. 

Sementara Arief menyampaikan, berdasarkan pantauan, beberapa komoditas memiliki harga yang  di atas harga yang telah ditentukan, misalnya minyak goreng curah. Untuk itu, Badan Pangan  Nasional mendorong untuk mempercepat distribusi agar segera memenuhi pasar karena  pasokannya tersedia. 

“Artinya didorong segera ke pasar dengan harga Rp.14.000,-. Selain itu, Pemerintah memastikan  menyalurkan bantuan tunai langsung selama tiga bulan dibayarkan di depan sehingga diharapkan  dapat membantu sekitar 20,5 juta masyarakat dan sebanyak 2,5 juta pedagang kaki lima,” jelasnya.

Bupati Ade berharap Pemerintah Pusat mengadakan operasi pasar untuk menyetabilkan harga  bapok. 

“Operasi pasar tersebut ditujukan untuk pedagang sehingga dapat menjangkau ke seluruh  lapisan sehingga meringankan beban masyarakat,” tambahnya. 

Mohamad Hekal menambahkan, kunjungan ini untuk memantau dan melihat kondisi pasokan bapok  yang ada di Pasar Cibinong agar kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi selama puasa dan  menjelang hari raya Idulfitri.  

“Masyarakat ingin menyambut hari raya dengan lebih longgar tahun ini setelah dua tahun terjadi  pembatasan karena Covid-19. Diharapkan kebutuhan masyarakat dapat dimudahkan dengan  adanya pasokan bapok,” ucapnya. (WP-03/rel)

Komentar Anda

Berita Terkini