Kemendag Gandeng Grab, Akselerasi Digitalisasi UMKM Sektor Perdagangan

harian9 author photo

JAKARTA| H9

Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam  Negeri melakukan kerja sama dengan aplikasi Grab untuk mempercepat digitalisasi pelaku usaha  mikro, kecil, menengah (UMKM). Kerja sama diwujudukan dengan penandatanganan nota  kesepahaman (MoU) yang disaksikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, serta dilakukan oleh  Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan dan Direktur Utama PT Grab Teknologi  Indonesia Ridzki Kramadibrata secara virtual pada hari ini, Kamis (7/4). 

“Saya sangat berharap nota kesepahaman ini akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya  bagi UMKM sehingga digitalisasi perdagangan dapat menjadi salah satu game changer untuk  peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” ujar Mendag. 

Disebutkannya, UMKM merupakan penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa  pandemi Covid-19. Pada 2021, UMKM berkontribusi lebih dari 61 persen terhadap Produk Domestik  Bruto (PDB) Indonesia dan menyerap lebih dari 97 persen tenaga kerja. 

“Dengan jumlah lebih dari 64 juta, UMKM Indonesia memiliki potensi yang besar untuk  mengakselerasi transformasi digital sektor perdagangan dan memberikan kontribusi pada  pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” jelasnya. 

Mendag melanjutkan, hingga Maret 2022 sudah lebih dari 17 juta UMKM yang on boarding dan  memanfaatkan platform digital. Pemerintah menargetkan 30 juta UMKM Go Digital pada 2024 dapat terwujud. Secara khusus, Kementerian Perdagangan pada 2022 menargetkan seribu pasar  rakyat dan 1 juta UMKM serta pedagang pasar rakyat untuk Go Digital.  

“Secara konsisten kami juga akan terus mendorong pedagang dan pengelola pasar rakyat serta  UMKM untuk melakukan transformasi digital di segala aspek. Oleh karena itu, Kementerian  Perdagangan menyambut baik upaya dan kesepakatan kerja sama dengan PT Grab Teknologi  Indonesia,” pungkasnya.

Oke Nurwan menambahkan, salah satu ruang lingkup kerja sama meliputisosialisasi dan edukasi, baik secara  luring dan daring melalui aplikasi Grab kepada pelaku UMKM di sektor perdagangan dan  ekosistemnya, termasuk pada pelaku usaha, asosiasi, komunitas, dan pemerintah daerah. Selain itu,  meliputi promosi UMKM di sektor perdagangan digital dalam bentuk kampanye kerja sama antara  Grab dan Kementerian Perdagangan. 

“Melalui kerja sama ini, UMKM dapat mempromosikan dan mendistribusikan barang yang  dibutuhkan masyarakat dengan memanfaatkan ruang promosi yang disediakan aplikasi Grab,” imbuhnya.

Sementara Ridzki mengungkapkan, kerja sama ini merupakan salah satu bentuk komitmen Grab  dalam membuka akses digitalisasi bagi pelaku UMKM, khususnya pasar rakyat agar dapat naik kelas.  

“Kerja sama ini merupakan bentuk dukungan kepada Pemerintah terutama dalam transformasi  digital kepada UMKM, terutama pedagangan pasar rakyat. Diharapkan transformasi ini semakin  menaikan UMKM menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Terlebih, dalam momentum Indonesia sebagai Presidensi G20 sehingga menjadi lebih akseleratif dan inklusif,” ujarnya. (WP-03/rel)

Komentar Anda

Berita Terkini