Pegawai Lapas Kelas IIA Pancur Batu ikuti OPINI (Obrolan Peneliti)

harian9 author photo
 PANCUR BATU| H9
Pegawai Lapas Kelas IIA Pancur Batu mengikuti Kegiatan Webinar secara virtual zoom dan live streaming perihal OPINI (Obrolan Peneliti) “Desain Pengaturan Omnibuslaw Cipta Kerja, Transformasi Sosial dan Ketahanan Pelaku UMK pada Industri Pariwisata di Danau Toba, Labuhan Bajo, dan Mandalika”.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu pagi (20/04/2022) ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara yang dihadiri oleh Bapak Musa Rajekshah selaku Wakil Gubernur Sumatera dan Pimpinan tinggi Kementerian Hukum dan HAM, seperti Ibu Dr.Sri Puguh Utami,M.Si sebagai Kepala Balitbang Kumham dan Bapak Imam Suyudi,Bc.IP.,S.H.,M.H selaku Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara dan keikutsertaan Seluruh Kepala dan Pegawai UPT (Unit Pelaksana Teknis) di Lingkungan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara baik secara virtual zoom maupun live streaming youtube.

Menambah wawasan dan pemahaman terkait topik diatas kepada seluruh peserta, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara menggandeng narasumber yang sudah berpengalaman dalam bidangnya antara lain Profesor Dr.Robert Sibarani,M.Si selaku Guru Besar USU (Ketua Lembaga Penelitian USU), Bapak Zumry Sulthony, S.Sos.,M.Si selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, dan Bapak Tony Yuri Rahmanto selaku Peneliti Muda Balitbangkumham. Untuk memandu jalannya kegiatan OPINI (obrolan peneliti) lebih berwarna dan penuh semangat turut diundang Reporter TV One sebagai Moderator yaitu Bapak Nofri Affandi.

Kegiatan OPINI (obrolan peneliti) diawali dengan Sambutan Bapak Kakanwil Kemenkumham Sumater Utara. Dalam sambutannya Bapak Kakanwil menyampaikan adanya rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini, dengan materi yang diangkat dan dibimbing narasumber yang berpengalaman, diharapkan dapat menambah pemahaman serta memberikan dampak poritif kepada UMK pada Industri Pariwisata di Danau Toba. Labuhan Bajo dan Mandalika. Tidak lupa pula ucapan terima kasih Bapak Kakanwil kepada Seluruh Pimti dan Ka.UPT Kementerian Hukum dan HAM serta peserta Webinar OPINI melalui virtual zoom yang mencapai 1000 peserta dan 94 peserta via live streaming youtube. 

Webinar OPINI kemudian resmi dibuka oleh Kepala Balitbang Kumham, Ibu Sri Puguh Utami. “Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan hikmah untuk mencerdaskan bangsa Indonesia”, mengakhiri sambutan.

Guna mendukung jalannya Webinar OPINI (Obrolan Peneliti), Bapak Musa Rajekshah turut memberikan sambutan. “Kami sebagai perwakilan Rakyat Sumatera Utara merasa gembira atas pelaksanaan kegiatan ini karena dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk meningkatkan perekonomi dan industri pariwisata Sumatera Utara, terkhusus Danau Toba sebagai lokasi strategis Pariwisata”, ucap Bapak Wagub Sumut.

Narasumber kemudian  memberikan pemahaman dan pemaparan kepada peserta sesuai dengan bidang nya masing-masing. Disampaikan oleh Bapak Tony Yuri Rahmanto, “Dalam masa pandemi covid-19 saat ini, faktanya dirasakan sekali oleh Industri Pariwisata. Sehingga dengan adanya UU Cipta Kerja sebagai sebuah desain pengaturan mampu memberikan kemudahan dan perlindungan UMK serta mentransformasikan kondisi struktural sosial ekonomi pelaku UMK pada industri Pariwisata” ucap Beliau.

Bapak Zumry Sulthony menambahkan “UU Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 mampu mendorong pengembangan dan digitalisasi di Indonesia dengan mewujudkan minat masyarakat untuk membuka usaha UMKM terutama kemudahan dalam perizinan”.

“Potensi UMKM di Kawasan Industri Pariwisata sangat penting dikembangkan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya lokal melalui penciptaan produk-produk lokal secara kreatif” Prof.Dr.Robert Sibarani mengakhiri pemaparan.

Mengikuti rangkaian Webinar Opini secara virtual zoom di Aula Lapas Kelas IIA Pancur Batu, Kalapas sangat berantusias mendengarkan pemaparan dari setiap narasumber. “Ini adalah kegiatan Webinar yang sangat bermanfaat dan berkualitas. Kegiatan ini tidak hanya memberikan gambaran bagaimana Pengaturan Omnibuslaw Cipta Kerja kepada Pelaku UMK, tetapi juga menjelaskan kepada masyarakat luas bahwa dengan adanya UMK mampu mendorong digitalisasi dan transformasi Industri Pariwisata sehingga meningkatkan pemberdayaan Pariwisata dan perekonomian”, jelas Haposan Silalahi.

Komentar Anda

Berita Terkini