Peran PKK Cukup Banyak Dalam Membantu Menyukseskan Program Pemerintah

harian9 author photo


 TAPSEL|H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPt, MM, mengucapkan terima kasih atas semangat dan kerja keras Tim Penggerak PKK Kabupaten yang telah banyak membantu dalam menyukseskan program pemerintah sampai ke desa sehingga menoreh prestasi dalam mengikuti Lomba Desa Binaan Tahun 2021 Tingkat Provinsi Sumatera Utara. 

 Hal itu diungkapkan Bupati Tapsel Dolly Pasaribu, SPt, MM, selaku Pembina Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapsel disela Rapat Koordinasi (Rakor) Desa Binaan Kabupaten Tapsel tahun 2022, di Aula Sarasi, Lantai III, Kantor Bupati setempat, Senin (18/4/2022).

 Rakor Desa Binaan Kabupaten Tapsel tahun 2022, dihadiri para Asisten, Pimpinan OPD, Camat, Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel, Ny Rosalina Dolly Pasaribu, Pengurus PKK Kabupaten, Ketua TP. PKK Kecamatan, Kepala Desa dan Ketua TP. PKK Desa se Kabupaten Tapsel. 

“ Selamat kepada para juara. Dan kembali kita dihadapkan pada tantangan 2022, untuk itu kembali saya minta tetap semangat dan tetap bekerja keras dalam menghadapi desa binaan tahun 2022, “ ujar Bupati.

 Bupati menjelaskan, dengan terselenggaranya Rakor kali ini dapat memperkuat kolaborasi dan kerjasama juga pembinaan yang kita lakukan, untuk segala tingkatan, sehingga untuk Desa binaan tahun 2023, walaupun penilaian itu hanya sampingan tetapi yang paling pokok ialah bagaimana desa yang kita bina lebih baik lagi.

 “ Ini merupakan Rakor yang pertama terkait Desa Binaan tahun 2022, sesuai dengan ketentuan selama ini biasanya tim monitoring akan turun antara bulan April sampai dengan Mei, “ ungkap Dolly.

 Dolly juga berpesan agar Desa Binaan yang sudah berhasil meraih juara tidak lantas kendor karena tahun ini tidak diikutsertakan dalam perlombaan desa binaan 2022 dan nantinya harus bisa menempatkan pendekatan rencana dan program yang betul-betul prioritas, bagaimana menyentuh kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

 Menurut Dolly, PKK sangat respon dalam membantu program pemerintah, sehingga melalui kegiatan PKK diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga, mengajak anak di desa lebih kreatif, menciptakan lingkungan yang ramah dan asri serta banyak akan kegiatan lainnya.

 “ Dalam hal ini PKK perlu bersinergi dengan perangkat daerah, karena sedikit banyak program PKK banyak yang menerjemahkan kegiatan perangkat daerah di lapangan. Oleh karena itu, saya berharap kepada seluruh pemangku kepentingan untuk sama-sama turun ke desa, bukan karena waktu dekat akan ada penilaian, tetapi diatur sedemikian rupa agar kita tahu apa yang dibutuhkan masyarakat, “ katanya.

 Terkhusus kepada para Camat, Dolly meminta agar terus memonitor Kepala Desa masing-masing, untuk membina ibu-ibu yang menjalankan program PKK, karena, dukungan pemerintah Desa dan Kecamatan sangat besar terhadap terselenggaranya kegiatan PKK Desa.

 “ Terkait pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), saya ingatkan agar Kepala Desa harus segera memperbaiki administrasi untuk DD dan ADD agar segera cair, sehingga, dengan cairnya DD dan ADD dapat menggiatkan kegiatan di Desa dan ini menjadi upaya kita dalam memajukan masyarakat Tapsel yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera ke depannya, “ ungkap Dolly.

 Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel, Ny Rosalina Dolly Pasaribu, menyampaikan harapannya agar seusai rapat itu segera melaksanakan pembinaan, adapun konsep pembinaan sesuai dengan potensi desa dengan kearifan lokal yang ada. 

 Begitu juga untuk tahun-tahun yang akan datang bahwa penetapan pemenang Desa Binaan yang di perlombakan dapat dilakukan secara berjenjang, sehingga Desa yang bersangkutan bisa kita tetapkan untuk menjadi perwakilan Tapsel di provinsi, sehingga perwakilan Desa-Desa benar-benar dalam kondisi siap.

 “ Begitu juga untuk pembina dan ketua TP PKK Kecamatan dapat berperan aktif dalam melaksanakan monitoring serta evaluasi pada Desa binaan, sehingga apa evaluasi nanti kita bisa mendapatkan hasil yang optimal dan yang paling penting masyarakat mendapatkan perubahan dari pembinaan yang kita lakukan ke Desa,” ucap Rosalina.

 Sebelumnya Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) M Yusuf Nasution menyampaikan bahwa ketika tim monitoring dari provinsi turun kita sudah melaksanakan pembinaan awal di desa-desa yang sudah kita tunjuk dengan tim yang lengkap mulai dari Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

 “ Untuk tahun anggaran 2020-2021 yang berkaitan dengan Desa binaan ada 10 kategori yang kita ikuti, sedangkan untuk tahun 2020 ada 8 kategori yang masuk nominasi, yang diawali dengan empat penilai untuk kategori pola asuh anak dan remaja, ketegori PT2WKSS, kategori tertib administrasi PKK dan kategori UP2K PKK yang mana hasilnya sudah kita peroleh," tuturnya.

 Perlu diketahui, adapun yang menoreh prestasi pada lomba Desa Binaan Tahun 2021 Tingkat Provinsi Sumut yakni, Desa Padang Bujur Kecamatan Sipirok berhasil meraih juara II Kategori UP2K PKK, Desa Huta Ginjang Kecamatan Angkola Timur meraih juara III Kategori Tertib Administrasi PKK, dan Desa Nanggar Jati Huta Padang Kecamatan Arse meraih juara III Kategori Pola Asuh Anak dan Remaja. (WD.014)

 

Komentar Anda

Berita Terkini