Bupati Tapsel Akui Selalu Minta Dukungan Ulama dan Umara Dalam Menjalankan Roda Pemerintahan

harian9 author photo


 TAPSEL | H9
Dalam menjalankan roda pemerintahan, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPt, MM, tetap meminta dukungan para ulama dan umara sehingga pembangunan yang sedang berjalan selalu di ridhoi oleh Yang Maha Kuasa.

Hal itu disampaikan Bupati Dolly saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Angkola Barat dan Angkola Selatan, di Masjid Ponpes Jabalul Madaniyyah, Desa Sijungkang, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel, Senin (16/5/2022)

Pelantikan juga dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan MUI Tapsel, Syahrul M Pasaribu, Plt Kadis Perkim, Plt Kasatpol PP, Kabag Kesra, Camat Angkola Timur bersama Forkopimcam, pengurus Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Tapsel dan Kecamatan, Ketua BSPP-SU Tapsel, Pimpinan Ormas Islam, dan Pimpinan Pondok Pesantren se Tapsel.

" Saya mengharapkan dukungan para Ulama dan Umara dan kami tetap harus berjalan berdampingan dan bahu-membahu dalam merealisasikan pembangunan di Tapsel. Pembangunan tidak bisa dilakukan tanpa adanya bimbingan dari Ulama dan Umara, katena tidak akan mungkin kami dapat menyelesaikan masalah kalau tidak didukung oleh Ulama dan Umara, " ujar Bupati.

Acara yang dirangkai dengan Halal Bihalal bersama Ormas Islam dan pimpinan Ponpes se-Tapsel itu, Bupati memohon ke para Ulama untuk melakukan bimbingan kepada umat, agar masyarakat mendukung program pembangunan, baik itu yang bersumber dari Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun Kabupaten Tapsel.

" Tugas para pengurus MUI Kecamatan yang baru dilantik terbilang berat. Sebab, harus maksimal dalam membimbing umat. Jangan sampai umat semakin jauh dari agama, " terangnya.

Disamping itu, Dolly juga mengingatkan, walaupun kasus Covid-19 menurun, kita harus tetap waspada dan selalu menerapkan Protokol Kesehatan. Semoga kasus Covid-19 terus menurun sehingga kita dapat lebih sering bertatap muka.

" Saya juga mengucapkan syukur kepada Allah SWT, bahwa tahun ini, jamaah haji dari daerah Tapsel akan berangkat sebanyak 86 orang, karena sudah dua tahun jamaah haji dari Tapsel tidak diberangkatkan karena kasus Covid-19 dan saya berpesan kepada Kabag Kesra, agar petugas haji dari Pemkab Tapsel untuk dapat dibantu pengurusan administrasinya, " pesannya.

Ditambahkannya, untuk pemberangkatan jamaah haji dari Tapsel pada tahun 2022 ini akan diberangkatkan dari Masjid Agung Syahrun Nur di Komplek Perkantoran Bupati Tapsel di Sipirok. 

" Untuk itu, mari sama-sama kita berdoa, agar pemberangkatan hingga kepulangan jamaah haji dari Tapsel dapat di ridhoi oleh Allah SWT, " pungkasnya.(WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini