Pemda Aceh Tamiang Lakukan Rembug Stunting

harian9 author photo


 ACEH TAMIANG|H9
Usai kegiatan Rekonsiliasi Stunting Tingkat Kabupaten Aceh Tamiang yang dihelat hari Senin (23/5/2022) yang lalu, kegiatan berlanjut pada Rembuk Stunting, berlangsung di aula SKB Karang Baru, dilaksanakan Rabu (25/5/2022). 

Dalam kesempatan membuka kegiatan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin, ST mengatakan, diminta kepada para peserta untuk serius dan berkomitmen penuh pada penanganan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan rembuk sangat penting guna menyatukan gerak dan langkah yang sinergis dan komprehensif,"jelasnya.

“Sangat diperlukan satu kesatuan yang terintegrasi. Selaku Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, kami memiliki komitmen yang tinggi terhadap penanganan dan penurunan angka stunting. Diharapkan kepada para pihak, mulai dari OPD terkait, Camat, Datok Penghulu, Ketua TP-PKK, ormas, perbankan, lembaga mitra pemerintah , para pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan lainnya untuk bersinergi. 

“Penanganan dan penurunan stunting adalah agenda prioritas nasional dan daerah. Mari kita bekerjasama, karena akan ada penandatanganan komitmen bersama, diharapkan ini menjadi bukti keseriusan kita. 

"Strategi penanggulangan stunting menetapkan lima pilar pencegahan, yakni Komitmen dan visi kepemimpinan, Kampanye nasional dan komunikasi perubahan, Konvergensi, koordinasi dan konsolidasi program pusat, daerah dan Desa, Ketahanan pangan dan gizi, serta Pemantauan dan evaluasi. Kabupaten Aceh Tamiang sendiri menjadikan penanggulangan stunting sebagai target Rencana Pembangunan Daerah tahun 2023-2026,"ungkap Wakil Bupati. 

Usai acara pembukaan, kegiatan rembuk dilanjutkan dengan paparan materi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Abdul Aziz dan Kepala Bappeda, Tri Kurnia yang menyampaikan paparan tentang jabaran strategi yang sudah dan mesti dilaksanakan guna penanganan dan penurunan angka stunting di Bumi Muda Sedia. (WD-013). 
Komentar Anda

Berita Terkini