Ratusan Prajurit TNI Kodim 0212/ Tapsel Diterjunkan Pantau Penyebaran Virus PMK di Lokasi Ternak Warga

harian9 author photo


 PADANG SIDEMPUAN | H9
Kodim 0212/ Tapsel terjunkan ratusan prajurit Bintara Pembina Desa (Babinsa), guna memantau penyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di sejumlah lokasi peternakan warga di wilayah Teritorial Kodim 0212/Tapsel meliputi seluruh wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Senin (16/5/2022).

Selain memantau penyebaran virus penyakit PMK pada ternak, prajurit TNI Kodim 0212/Tapsel juga melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak milik warga, dengan mendatangi kandang-kandang hewan khususnya sapi, kambing dan kerbau.

Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing S.I.P menyampaikan, kegiatan pemeriksaan hewan ternak warga dilakukan untuk mengetahui kesehatan bagi hewan ternak setelah adanya muncul kasus penyakit mulut dan kuku yang menyerang hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing dan domba di sejumlah daerah.

Disebutkannya, kegiatan tersebut sebagai langkah pemantauan dan pengawasan dan kegiatan pengecekan hewan dilakukan para prajurit Babinsa sebagai langkah antisipasi dan deteksi dini terhadap penyakit mulut dan kuku ternak sapi dan kambing di wilayah Teritorial Kodim 0212/Tapsel.

" Kita kerahkan para Babinsa diwilayah kita untuk turun langsung memantau kesehatan sapi di sejumlah peternakan yang ada, yang tujuannya untuk mencegah virus PMK dengan melihat langsung hewan peternak kemungkinan adanya ciri-ciri hewan tersebut terjangkit virus PMK, " ungkap Letkol Rooy Chandra.

Orang nomor satu di jajaran TNI di wilayah Tabagsel ini juga menghimbau kepada warga maupun peternak agar selalu menjaga kebersihan kandang dan kesehatan hewan ternaknya serta mengantisipasi datangnya hewan ternak seperti sapi, kambing dan kerbau dari wilayah lain.

" Diharapkan kepada warga untuk tidak takut melaporkan ke petugas, apabila di dapati kesehatan hewan ternak yang ciri-ciri nya, keluar air liur berlebihan, lepuh, (lesi pada gusi), luka pada kuku  (kuku terlepas), lepuh pada mukosa mulut, lepuh  (lesi pada lidah), " tutur Rooy Chandra.

Ditambahkannya, dari hasil pemantauan, pengawasan dan pengecekan langsung yang dilakukan personilnya, untuk sementara  khusus hewan ternak sapi semuanya dalam kondisi sehat dan belum ditemukan adanya tanda-tanda virus PMK.

" Dari hasil pemantauan yang dilakukan anggota dilapangan, belum ada ditemukan tanda-tanda virus PMK yang menyerang sapi, kambing, kerbau dan domba milik warga, " tuturnya. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini