Belum Ada tersangka Soal Siswa SMPN 3 Babalan

HARIAN9 author photo


LANGKAT| H9
Kasus pembunuhan siswa SMPN 3 Babalan Kabupaten Langkat yang mayatnya di temukan dalam keadaan mengenaskan di lokasi sanggar Pramuka komplek PT Pertamina Refenery unit( RU) II P.Brandan Desa Puraka II Kecamatan Sei Lepan banyak menimbulkan beragam opini di tengah masyarakat P.Brandan sekitarnya. 

Dari berbagai Informasi yang di terima kru H9 ada yang menyatakan sudah ada tersangka bahkan di FB ada menyebarkan wajah pelaku, ternyata hoax. 

Untuk menepis anggapan warga tersebut beberapa awak Media konfirmasi langsung ke Polres Langkat AKBP Danu Totok Pamungkas,SIK ,SH didampingi Kapolsek P.Brandan AKP Bram Chandra ,SH ketika berada di salah satu rumah makan jalan Kalimantan P.Brandan mengatakan belum ada tersangka masih dalam penyeledikan

Lebih lanjut AKBP Danu Totok Pamungkas meminta kepada  awak Media harap bersabar nanti juga akan di berikan informasi lebih lanjut,papar Danu.

Seperti di ketahui kasus pembunuhan siswa SMPN 3 Babalan Alda Seprianda Sari (14) warga Alur Dua Baru Kec Sei Lepan Kabupaten Langkat tanggal 15 Juni 2022 berangkat kesekolah.Namun pulang dati sekolah Alda tidak kunjung pulang kerumah orang tua angkatnya di Piturah Kelurahan Alur Dua.

Setelah lebih 7 hari mayat Alda di temukan oleh pengembala lembu tepat tanggal 21 Juni 2022 sekira pukul 18.00.WIB sudah menjadi mayat dalam keadaan mengenaskan karena bagian kepala pecah hampir tidak di kenali , Ibu korban Malasari mengenal ciri ciri korban seperti rok sekolah warna biru dan cincin karet warna hitam.

Kini pihak Polres Langkat terus melakukan penyelidikan di TKP ( WD.042)

Komentar Anda

Berita Terkini