BMI Minta Kajari Tangkap Pelaku Penjual Nama Instansi Kejari di Program Pengadaan Bibit Desa

harian9 author photo

MADINA| H9
Dewan pimpinan cabang Banteng Muda Indonesia (DPC BMI ) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) minta Kepala Kejaksaan Madina menangkap Pelaku mengatasnamakan titipan program pengadaan bibit buah dan padi di anggaran dana desa TA.2022.
 
"Sesuai pernyataan kepala kejaksaan Negeri Madina yang katanya tidak ada melakukan titipan di program penghijauan desa di kabupaten madina atau pengadaan bibit buah-buahan dan padi di berbagai desa di kabupaten madina ini. Jadi kami minta Kajari menangkap siapa itu pelakunya." Kata Dedi Syaputra Sekretaris DPC BMI Madina kepada Wartawan, kamis (16/06/2022).

Menurut Dedi, kalau bukan Kejaksaan Negeri Madina yang melakukan titipan program pengadaan bibit buah dan padi di hampir seluruh desa dikabupaten Madina Provinsi Sumut kenapa pelakunya dibiarkan begitu saja.

" Harusnya mereka kejardong siapa itu pelaku yang mengatasnamakan titipan Kejaksaan atau dalan lidang itu. Itukan sudah unsur pidana ditangkap dong, jangan-jangan mereka saling melambaikan tangang dalam perihal pengadaan bibit di anggaran Dana Desa itu." ucapnya

Bahkan kata Dedi, Bibit Buah dan Padi yang sudah disalurkan kesetiap Desa di Kabupaten Madina kualitasnya sangat buruk dan banyak masyarakat yang komplin karena tidak seperti yang diharapkan masyarakat.

"Sudah harganya mahal melebihi harga bibit yang sudah bersertifikat akan tetapi kualitas bibit yang mereka berikan kepada masyarakat sangat buruk dan tidak seperti yang diharapkan masyarakat." Bebernya.

Dedi berharap, pelaku yang mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Madina dalam pengadaan bibit Buah dan Padi melalu program Desa adalah tindakan pidana murni dan dirinya meminta untuk Kejari Madina segera Menangkap pelaku.

"Harapan kita Kepala Kejaksaan Negeri Madina segera menangkap pelaku jikalau dirinya kepala kejaksaan merasa bersih tolong jangan sok suci jika tidak mereka berantas ini ada unsur politik adu domba atau devide et impera." harapnya

Pantauan Wartawan dilapangan, hingga berita ini dibuat pengadaan Bibit Buah-buahan seperti Durian dan bibit Padi sudah hampir seluruh desa sudah menampung pengadaan bibit itu karena dikatakan pengadaan itu titipan Kejaksaan Negeri Madina.(WD-046)
Komentar Anda

Berita Terkini