Bupati Aceh Tamiang: Diharapkan MPU Dapat Menyusun Khutbah Terkait Qurban Dimasa PMK

HARIAN9 author photo

 

ACEH TAMIANG| H9
Bupati Aceh Tamiang Mursil SH MKn secara khusus meminta Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Dinas Syariat Islam, dan Ikatan Da’i Aceh Tamiang agar menyusun serta mempersiapkan materi khutbah Jum'at dan ceramah keagamaan terkait keutamaan kurban di masa wabah PMK. Kegiatan berlangsung diruang kerja Bupati pada Selasa (21/6/2022). 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Aceh Tamiang Mursil SH MKn menyampaikan, sebagai upaya untuk menjaga semangat berkurban dan menghilangkan kekhawatiran masyarakat untuk mengonsumsi daging kurban nantinya, diharapkan Ketua MPU  dapat menyusun materi keutamaan kurban di masa wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), terutama untuk khutbah Jum'at,"jelasnya.

"Nanti kita seragamkan di semua Mesjid, masih ada tiga kali Jum'at lagi sebelum Idul Adha. Hal ini untuk menjaga semangat berkurban sekaligus menepis kekhawatiran masyarakat. Dihimbau kepada masyarakat Aceh Tamiang untuk tidak takut berkurban, walau ada wabah PMK. 

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten akan segera menerbitkan edaran yang mengatur tata kelola pemanfaatan hewan ternak untuk meugang dan kurban Idul Adha 1443 H. Sejauh ini Pemerintah Kabupaten bersama para Petani ternak dan  pemangku kepentingan berhasil mengendalikan keadaan.
Data terbaru menunjukkan, dari 8600 ekor sapi yang terinfeksi, kini tinggal sekitar 600 ekor yang masih sakit. Angka kematian 82 ekor. Dengan fakta ini, kita optimistis wabah dapat terkendali,”ungkapnya.

“Untuk pelaksanaan meugang, Kepala Dinas Pertanian akan mengerahkan petugas memeriksa kondisi ternak sebelum dan sesudah disembelih. Sementara itu untuk pelaksanaan Qurban, kita himbau masyarakat melaporkan ke Datok Penghulu dan petugas Kesehatan Hewan  setempat, supaya bisa dipastikan ternak Qurban dalam kondisi sehat dan layak,”ucap Bupati. (WD-013). 

Komentar Anda

Berita Terkini