Mengaku Anggota Polri, Polwan Gadungan, Tipu IRT Belasan Juta Rupiah

harian9 author photo

 

PALUTA | H9
Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) melalui Polsek Padang Bolak mengamankan FS (23), karena melakukan penipuan terhadap seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Aminah Harahap (35), warga Lingkungan VII, Desa Kampung Banjir, Kelurahan Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), sehingga korban mengalami kerugian mencapai belasan juta rupiah.

Sebelum diamankan petugas, wanita asal Dusun V, Desa Bagan Bilah, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhan Batu Utara dan berstatus sebagai mahasiswa ini, mengaku kepada korbannya sebagai anggota Polwan yang berdinas di Polres Tapsel.

Polwan gadungan tersebut tidak berkutik, saat ditangkap petugas, berikut diamankannya sejumlah barang bukti berupa atribut Polri dan sejumlah uang hasil penipuan dari para korbannya.

Informasi dihimpun, Rabu (8/6/2022) menyebutkan, aksi penipuan yang dilakukan Polwan gadungan tersebut, terjadi sekira April 2022 lalu, saat pelaku yang mengaku anggota Polwan, mendatangi rumah korban di Lingkungan VII, Desa Kampung Banjir, Kelurahan Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta, dengan maksud untuk mengontrak rumah di samping kediaman korban.

Untuk memuluskan aksinya, pelaku Kepada Aminah. Kepada Aminah, FS mengaku jika dirinya seorang Polwan yang berdinas di Polres Tapsel dan, pertemuan itu menjadi awal dari aksi penipuan yang dilakukan FS terhadap Aminah Harahap.

Saat itu, pelaku bercerita kepada korban bahwa ia berkeinginan untuk membantu mengurus sepeda motor korban yang sedang ditahan di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal. Bahkan, pelaku mengaku jika dirinya mampu mengeluarkan suami korban yang saat ini tengah ditahan di Rumah Tahanan. 

Merasa ada yang bisa membantu, korban pun terpedaya akan kata-kata manis dari pelaku dan korban bersedia menyiapkan dana dan menyerahkannya kepada pelaku, untuk membantu pengurusan masalahnya.

Meski sudah menyerahkan uang dengan total Rp.13 juta, urusan yang dijanjikan pelaku yang akan menyelesaikan persoakan korban tak kunjung selesai. Kecurigaan semakin memuncak, saat pelaku mengaku ingin pindah rumah dari kontrakan milik korban.

Tidak terima, perbuatan pelaku, korban melaporkan hal tersebut ke Polsek Padang Bolak dan tidak begitu lama, pelaku di ciduk petugas, berikut diamankannya sejumlah barang bukti.

Setelah diselidiki, ternyata pelaku bukanlah Polisi benaran, tapi Polwan gadungan. Guna proses pemeriksaan lebih lanjut, kini pelaku dan barang bukti ditahan di Mako Polsek Padang Bolak.

Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj,SH,SIK,MH membenarkan diamankannya pelaku penipuan FS dengan mengaku anggota Polwan Polres Tapsel, yang menyebabkan korban Aminah mengalami kerugian Rp.13 juta.

" Kali pertama, korban memberi uang ke pelaku sebanyak Rp 2 juta. Kedua, sebanyak Rp 2 juta. Ketiganya, sebanyak Rp 4 juta dan terakhir, pelaku meminta uang sebanyak Rp 5 juta, sehingga total Rp.13 juta, " ujar Kapolres. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini